Renovasi Masjid Jami Lebih Ramah Lansia

BERUBAH. Wajah masjid Agung Jami’ Wonosobo yang berubah pasca direnovasi, kemarin (20/1). Foto Erwin abdillah
WONOSOBOZONE – Selama beberapa pekan lalu masjid terbesar yang berada di jantung kota, yakni masjid Agung Jami’ Wonosobo tengah direnovasi. Bahkan sebagian besar wajah masjid telah mengalami perubahan mulai dari bagian depan hingga bagian dalam. Masjid yang tercatat pernah dipugar pada 2006 lalu tersebut, kini dirombak total pada bagian akses masuknya. Awalnya, para jamaah harus menaiki tangga utama dan tangga samping untuk mengakses ruang utama di lantai dua. Namun kini, para jamaah bisa langsung menuju  tempat ibadah yang dipindahkan di lantai satu dan di lantai dua digunakan sebagai ruang tambahan.
“Saya setuju sekali dengan renovasi yang sekarang, apalagi kalau hari jumat, bagi yang lansia seperti kami agak berat naik tangganya. Sekarang tinggal masuk di lantai satu sudah sampai. Saya berterimakasih, sudah ada perombakan seperti ini,” kata Muhtarom, lansia usia 70 yang mengamati perubahan masjid jami, kemarin (20/1).
Masjid agung di jalan pemuda tersebut selama ini juga menjadi sebuah tempat yang bersejarah, juga menjadi tempat penting bagi mereka yang melangsungkan akad nikah. Selain itu, masjid yang tepat berada di seberang Perpustakaan daerah itu juga bersebelahan dengan taman Hasri Ainun Habibi yang semakin sering dipadati pengunjung.
“Selama ramadhan, terlebih lagi bagi yang sudah sepuh seperti saya, sering kesulitan naik turun tangga untuk ikut jamaah tarawih. Pastinya sekarang lebih mudah. Tapi memang banyak jamaah yang tidak sependapat karena sudah terbiasa dengan penampilan yang dulu,” imbuh pria asal Pagerkukuh tersebut.  
Namun untuk sementara, jamaah shalat masih terpusat di lantai dua mengingat di lantai satu masih ada perbaikan, terutama pada lantai dan beberapa bagian yang sebelumnya bersekat. Harapan Rohmat, jamaah masjid Jami’ lainnya, setelah direnovasi, masjid jami’ bisa semakin ramai digunakan jamaah shalat. Terlebih menurut informasi, di bagian depan, bangunan masjid akan diperindah, sehingga bisa menjadi landmark kebanggaan Wonosobo.
“Di sini juga sering digunakan untuk foto-foto para pengunjung karena memang dari segi arsitekturnya cukup unik, terlebih lagi saat ada pernikahan,” pungkasnya. (win)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here