Rembug Komunitas Wonosobo : Miris Melihat Kondisi Sampah Yang Ada Di Wonosobo

Seluruh Komunitas Se-Kabupaten Wonosobo Berembug memikirkan Sampah
WONOSOBOZONE – Telah lama sampah menjadi permasalahan serius yang terjadi di beberapa kota besar di Indonesia termasuk Kabupaten Wonosobo, bahkan beberapa tahun belakangan ini, jumlah sampah kian meningkat setiap harinya dikarenakan jumlah penduduk yang semakin meningkat. Jumlah sampah yang semakin banyak dan memenuhi setiap tempat, tidak sebanding dengan kesadaran masyarakat Kabupaten Wonosobo tentang kebersihan lingkungan dan membuang sampah pada tempatnya. Masih banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan seperti di pinggir sungai, saluran air, jalanan dan sebagainya.

Berangkat dari pemikiran tersebut, lahirlah gagasan untuk melakukan suatu upaya guna merubah pola pikir dan kebiasaan masyarakat wonosobo untuk peduli terhadap lingkungan yang diwujudkan melalui Aksi Sapu Bersih Alun-Alun, dan rencananya aksi tersebut akan dilaksanakan tiap minggu.

Sementara, Rembug Komunitas se-Kabupaten Wonosobo yang sedikitnya dihadiri 40 komunitas dari berbagai latar belakang, siap berkomitmen untuk mengatasi masalah lingkungan, pada Minggu pagi (18/9) di Paseban Kulon Akun-Alun Wonosobo. Mereka mengaku akan melakukan kampanye membuang sampah pada tempatnya secara berkelanjutan.

Koordinator aksi, Muhammad Asfiani, mengatakan bahwa hal tersebut dilakukan atas dasar kekhawatiran terhadap kondisi sampah yang ada di Wonosobo. “Kegiatan ini mengajak setiap anggota komunitas untuk turut serta memberikan edukasi kepada setiap lapisan masyarakat, khususnya pedagang kali lima dan pengunjung alun alun untuk peduli lingkungan dan membuang sampah pada tempatnya, serta menjaga kebersihan lingkungan demi mengurangi permasalahan sampah yang bertebaran di lingkungan sekitar yang mengganggu kenyamanan dan keindahan,” Ungkap Asfian ketika diwawancarai oleh wonosobozone.com.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah menggalang sebesar-besarnya keterlibatan berbagai instansi maupun komunitas untuk berkomitmen bersama dalam melaksanakan aksi peduli lingkungan disektornya masing-masing,”

Senada, salah satu penggagas aksi dari River Green Community, Kartini, mengharapkan aksi tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat Kabupaten Wonosobo untuk lebih peduli dan memperhatikan lingkungan. “Kami menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga dan menciptakan lingkungan yang bersih dan terbebas dari sampah, demi terciptanya Wonosobo sebagai kabupaten ramah HAM, yang sehat dan nyaman serta indah dan terbebas dari masalah sampah,” Jelas Kartini.

Menurut Kartini, komitmen tersebut nantinya bisa diimplementasikan pada karyawan, staf, anggota serta masyarakat secara umum untuk peduli terhadap lingkungan masing-masing. (Ard)

Kontributor : Kartini Hidroponik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here