Rekam Data KTP El Di Wilayah Terkendala Sinyal

WONOSOBOZONE – Program pemerintah pusat untuk menuntaskan perekaman data KTP Elektronik, sebelum akhir 2016 direspon sigap oleh Kantor Admindukcapil Kabupaten Wonosobo. Tak hanya menunggu warga yang belum melakukan rekam data diri, instansi di bawah pimpinan Makmun Asmara itu juga semakin aktif menjemput bola, dengan datang ke desa dan sekolah-sekolah se-Kabupaten Wonosobo. Para pelajar remaja yang merupakan wajib KTP El pemula disasar untuk melakukan perekaman di tempat. Upaya tersebut, dijelaskan Makmun di kantornya, Selasa (20/9), merupakan ikhtiar nyata demi meningkatkan kepemilikan KTP elektronik di Kabupaten Wonosobo, karena sampai akhir bulan Agustus lalu, jumlah penduduk yang telah merekam data diri masih ada di kisaran 10 ribuan orang.
“Jemput bola, khususnya sekolah-sekolah kami intensifkan beberapa bulan terakhir ini, sehingga pada pertengahan bulan September ini sudah mencapai 1.000 pelajar lebih  dari 23 sekolah menengah atas maupun kejuruan,” tutur Makmun. Pihak Admindukcapil, menurut Makmun menargetkan sampai akhir Oktober depan, seluruh SMA/SMK/MA di Kabupaten Wonosobo akan selesai dilakukan rekam KTP El.
Meski dari pihak para petugas telah siap untuk mobile ke seluruh sekolah, upaya menuntaskan perekaman data untuk KTP elektronik tak berarti lepas dari kendala. Kepala Seksi Pengelolaan data dan Informasi Kependudukan, Dudi Wardoyo menyebut upaya perekaman data di wilayah sering menemui kendala keterbatasan sinyal. “Kebutuhan sinyal internet sebagai syarat agar perekaman dapat masuk ke Pusat data sering sulit diperoleh ketika kami ke wilayah seperti Kalibawang dan Wadaslintang,” ujar Dudi. Kendala itu, menurutnya kemudian diatasi dengan memindahkan lokasi perekaman ke tempat yang mudah dijangkau sinyal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here