Ratusan Lansia Peringati Hari Lanjut Usia ke 21

WONOSOBOZONE – Dimulai dengan senam sehat lansia dan senam tera, dilanjutkan dengan tari payung dan lengger lansia, tak kurang dari ratusan orang lanjut usia, Rabu 1 Juni pagi, berkumpul di halaman Pendopo Kabupaten Wonosobo. Keceriaan dan semangat terlihat di wajah warga lanjut usia yang rata-rata telah berada di rentang usia 60 ke atas tersebut. Tak berlebihan bila pada pagi itu, mereka tampak begitu semangat, karena memang kehadiran mereka di Pendopo adalah demi merayakan hari ulang tahun para lanjut usia Kabupaten Wonosobo yang ke 21.
Hampir sama dengan tahun sebelumnya, Hari lanjut usia, atau biasa disingkat dengan Halun, yang biasa diperingati setiap tahunnya, menjadi ajang para warga lansia Wonosobo untuk unjuk kreasi dan berkesenian. Wakil Bupati Wonosobo, Agus Subagiyo, yang kini menjabat sebagai Ketua Komisi Daerah (Komda) Lansia Kabupaten tampak ikut hadir dalam senam sehat bersama lansia. Bahkan ia ikut menari lengger dengan salah satu lansia, yang meski sudah uzur tapi namak masih bugar.
Menurut Wabup, kegiatan peringatan Halun, merupakan wujud kasih sayang dan kecintaan kepada warga lansia Wonosobo, sebab warga lanjut usia juga memiliki peran dalam pembangunan, karena mereka selama ini telah membuktikan, bahwa usia lanjut tak lantas menghalangi kreatifitas dan semangat untuk menjaga kesehatan diri. Karena itulah, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Komda Lansia berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi para lansia, dan tahun 2016 inipun Halun juga diperingati dengan beragam kegiatan.
Wakil Ketua Komda Lansia Wonosobo, Muhson, menyampaikan sebelum puncak acara resepsi ini, beragam kegiatan telah digelar, seperti lomba senam lansia, lomba cerdas cermat, anjangsan dan bhakti sosial, hingga pelatihan keterampilan produktif berupa pembuatan jamu dan tiwul instan, yang kesemuanya mengusung tema, dari lansia, oleh lansia, untuk lansia.
Dengan masih terjaganya semangat untuk berkompetisi dengan sesama lansia ini, Muhson berharap, kesehatan jiwa dan raga mereka juga selalu dalam kondisi yang prima, sebab dengan terjaganya kesehatan para lansia secara baik, otomatis mereka tak menjadi beban bagi keluarga maupun lingkungan di sekitarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati, Agus Subagiyo, juga menambahkan, warga lansia Wonosobo diminta ikut membantu menekan angka pernikahan dini di Kabupaten Wonosobo, yang sekarang rata-rata di usia 16 tahun, termasuk dalam ikut mempersiapkan program generasi berencana (genre), dengan setidaknya memberi masukan atau nasehat pada kaum muda untuk menjauhi narkoba, seks bebas dan pernikahan dini. Diyakininya, warga lansia punya peran besar dalam ikut mewujudkan terciptanya generasi muda Wonosobo yang berprestasi dan berkualitas.
Dalam puncak acara resepsi Halun tahun ini, setelah senam sehat lansia dan tera bersama di pagi hari, yang dilanjutkan atraksi tari payung oleh SSI Wonosobo dan lengger lansia, acara peringatan Halun di dalam pendopo Kabupaten diisi dengan berbagai hiburan, mulai dari angklung, hingga paduan suara lansia. Kemampuan untuk memadupadan angklung dalam aransemen yang serasi serta paduan suara para sepuh ini, ternyata mampu memukau hadirin.  Acara ditutup dengan pemberian nasi tumpeng secara simbolis dari Wabup kepada Muhson, mewakili Komda Lansia Wonosobo.
Kepada para penampil, panitia memberi mereka penghargaan berupa doorprize dan hadiah lain untuk dibawa pulang. Muhson berharap Halun ke 21 ini bisa menjadi kenangan yang indah, serta membuat semangat hidup para lansia di Wonosobo semakin meningkat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here