Rapid Test Kian Masif Digelar, 2 Warga Pasar Sapuran Tunjukkan Hasil Reaktif

WONOSOBOZONE.COM – Upaya untuk melakukan pelacakan terhadap potensi penyebaran Covid-19 terus dilakukan oleh
Pemerintah Kabupaten Wonosobo. Melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Pemkab kembali menggelar pelaksanaan Rapid Diagnostic Test (RTD) di Pasar Sapuran, Selasa (2/5/2020).

Tak kurang dari 106 alat rapid test COVID19 disiapkan untuk warga pasar Sapuran, mulai dari pedagang, buruh, petugas parkir hingga para pengunjung secara random alias acak.

Juru Bicara Gugus Tugas COVID19 Kabupaten, dr Muhamad Riyatno ketika dimintai keterangan mengatakan, sejauh ini Gugus Tugas telah melaksanakan RDT kepada sekurangnya 3.000 warga, utamanya di sejumlah titik rawan seperti pasar maupun pusat keramaian lain yang menjadi sasaran pelaksanaan Rapid Test, karena dinilai memiliki potensi terjadi penularan.

PLT Kadinkes Wonosobo itu juga menyebut dari hasil pelaksanaan RDT di Pasar Sapuran tersebut sebanyak 2 orang menunjukkan hasil reaktif.

Untuk pelaksanaan RDT hari ini, terkumpul 106 spesimen dan hasilnya ada 2 orang yang reaktif,” terangnya.

Terhadap kedua orang yang reaktif tersebut, tim gugus tugas langsung menindaklanjuti dengan membawa mereka ke rumah sakit untuk dilakukan tes PCR (Polymerase Chain Reaction) sebagai penentu apakah yang bersangkutan benar-benar positif COVID19 atau tidak.

Selain di pasar sapuran, dr Riyatno juga menegaskan tim RDT Gugus Tugas COVID19 Kabupaten Wonosobo masih akan melanjutkan kegiatan serupa di sejumlah tempat lainnya yang dinilai potesial terjadi penyebaran.

Setelah ini kami akan berlanjut ke sejumlah tempat lain, terutama di area yang memang menjadi zona rawan karena sudah ada warga positif COVID19,” tandasnya.

Senada, Bupati Wonosobo Eko Purnomo yang turut hadir memantau jalannya RDT di pasar Sapuran berharap dengan kian masifnya RDT, upaya menekan potensi penyebaran akan bisa dimaksimalkan, sehingga secepatnya masa pandemi di Kabupaten Wonosobo juga bisa dituntaskan.

BACA JUGA:  Kebakaran di Pabrik Kayu Kaliwiro

Karena itulah, ia kembali berpesan kepada seluruh warga masyarakat untuk tetap disiplin menaati protokol kesehatan, demi menghindarkan diri dari infeksi virus corona.

Selalu kenakan masker ketika keluar rumah, jaga daya tahan tubuh dengan asupan makan dan minuman bernutrisi, rajin mencuci tangan setelah kontak dengan benda dari luar rumah, dan hindari keramaian dan kerumunan dengan social dan physical distancing agar kita semua tak tertular, atau justru menjadi penular,” imbau Bupati.

Kesadaran warga untuk tetap waspada terhadap potensi-potensi penularan itulah yang menurut Eko akan menjadi kunci keberhasilan penanganan COVID 19 di Kabupaten Wonosobo. (why)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.