Proses Lelang, Ruas Sicanggah Ditarget Tuntas Sebelum Lebaran

WONOSOBOZONE – Bupati Wonosobo, Eko Purnomo menegaskan proses lelang perbaikan jalan Kagungan-Rejosari, atau yang sering disebut dengan ruas Sicanggah, tidak boleh gagal lagi. Bahkan, proses perbaikan jalan sepanjang 2,8 Kilometer tersebut ditargetkan Bupati, bisa tuntas sebelum Hari Raya Idul Fitri 1437 H. “Proses lelang perbaikan ruas Sicanggah yang kini tengah berlangsung harus berhasil, dan secepatnya dimulai pekerjaannya agar sebelum Idul Fitri bisa tuntas,” tegas Bupati menanggapi pertanyaan dari Kepala Desa Randusari, Heru Nurcahyo, yang dalam acara sarasehan di Aula Kantor Kelurahan Kepil, Senin (16/5), mempertanyakan sejauh mana proses lelang saat ini berlangsung.
Setelah 2 kali mengalami kegagalan lelang tahun lalu, jalan utama penghubung Sapuran-Magelang tersebut memang rusak parah hampir setahun lamanya. Hal itu membuat para pengguna jalan, terutama komunitas sopir sempat protes keras. Belum lama ini pihak Polsek Kepil bersama warga dan ratusan pekerja pabrik menambal ruas Sicanggah dengan pasir dan batu, bantuan dari Dinas Bina Marga dan Sumberdaya Air Kabupaten Wonosobo. Meski tambal sulam tersebut dinilai cukup membantu pengguna jalan, Kades Randusari Heru Nurcahyo mengaku ia masih terus ditanya mengenai kapan waktu pengerjaan perbaikan jalan dimulai. “Tambalan dengan pasir dan batu juga mudah tergerus air hujan, sehingga di beberapa titik sekarang juga sudah mulai berlubang lagi,” jelas Heru.
Menanggapi harapan Bupati, yang tak menginginkan lelang jalan Sicanggah gagal lagi, Kepala Dinas Bina Marga dan SDA, Supriyanto mengaku saat ini proses sudah berjalan. “Kegagalan lelang bukan lagi ada di ranah Dinas kami, karena yang menjadi penentu ada di lembaga pengadaan secara elektronik (LPSE),” terang Supriyanto. Namun demikian, ia menegaskan pihaknya juga terus memantau proses dan mengaku yakin lelang kali ini sukses. “Awal Juni mendatang kemungkinan sudah bisa dimulai pekerjaannya, sehingga sebelum lebaran, lapis pertama dari dua lapis jalan ruas Sicanggah sepanjang 2,8 km bisa diselesaikan,” lanjut Supri.
Komitmen Pemkab untuk menuntaskan ruas Sicanggah, dikatakan Asisten Pemerintahan Setda Aziz Wijaya, menjadi satu dari Pancabakti Bupati di bidang pembangunan infrastruktur. Agenda roadshow untuk menyerap aspirasi yang berlangsung di 15 Kecamatan, selain untuk mengakomodasi kebutuhan warga masyarakat dalam 100 hari kerja Bupati-Wabup, menurut Aziz juga digunakan untuk menyosialisasikan komitmen Pancabakti. “Bupati dan Wakil  Bupati memiliki 5 komitmen pembangunan, meliputi Pembangunan bidang Agama, Kesehatan, Pendidikan, Perekonomian, dan Infrastruktur,” tandas Aziz. Karena itu, selain mengakomodasi permintaan perbaikan jalan dan sarana infrastruktur, dalam sarasehan yang dihadiri pula puluhan pimpinan OPD di lingkup Pemkab Wonosobo itu, Aziz yang bertindak selaku moderator siap menampung pula kepentingan masyarakat terkait pendidikan, ekonomi, sampai pada pelayanan administrasi kependudukan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here