Proses Lelang Digarap Swadaya, Gedung Satpas SIM Polres Wonosobo Hemat Anggaran 700 Juta Rupiah

WONOSOBOZONE – Gedung pusat pelayanan Surat Ijin Mengemudi (SIM) baru, milik Polres Wonosobo diresmikan, Kamis (8/12). Direncanakan dengan anggaran sebesar 2,2 Milyar Rupiah, gedung seluas 506 meter persegi itu akhirnya bisa diselesaikan hanya dengan 1,5 Milyar, alias berhasil menghemat hingga 700 Juta Rupiah. Hal itu, menurut Kapolres Wonosobo, AKBP Aziz Andriansyah tak lepas dari upaya pihaknya untuk mengerjakan proses lelang gedung secara swadaya. “Proses pembangunan gedung Satpas SIM ini kami upayakan secara mandiri, dan bahkan untuk keperluan itu ada 6 personel yang kami sekolahkan sertifikasi pengadaan barang dan jasa, dengan biaya tiap personel 5,5 Juta,” terang Kapolres.
Dengan pejabat penanggung jawab pembangunan yang berasal dari Polres Wonosobo sendiri, Aziz mengakui selain lebih hemat, juga membuat proses pengadaan barang lebih cepat. “Dalam prosesnya kami juga tetap berkonsultasi dengan Biro Sarpras Polda Jawa Tengah dan Dinas Cipta Karya Kabupaten, serta untuk lelang barang dan jasa menggandeng LPSE, agar tidak sampai menyalahi spesifikasi maupun aturan yang ditetapkan,” lanjut Aziz. Selain penghematan anggaran, pembangunan gedung yang dikerjakan oleh CV Adi Luhung, sebagai pemenang lelang terbuka itu, diakui Kapolres juga melebihi harapan. “Dalam DIPA, gedung ini hanya seluas 404 meter persegi, tapi dalam realisasi justru bisa sampai 506 meter persegi,” bebernya.
Adanya inovasi dan terobosan Polres Wonosobo dalam pembangunan gedung baru Satpas SIM, diapresiasi Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Drs Chondro Kirono. Kapolda yang hadir untuk meresmikan gedung tersebut, mengakui kebutuhan gedung representatif, untuk pelayanan administrasi SIM memang cukup mendesak. 
“Bukan untuk gagah-gagahan melainkan lebih kepada tujuan untuk memberikan pelayanan terbaik, dan memberikan kenyamanan kepada masyarakat ketika hendak membuat atau memperpanjang SIM,” tegasnya. Satpas SIM, dikatakan Kapolda juga Satpas penting untuk meningkatkan keterampilan pengemudi, agar angka laka lantas bisa diminimalkan. “Saya pesan agar berdirinya gedung baru ini, pelayanan menjadi lebih baik, dan jangan sampai ada calonya,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here