Pramuka Bukan Hanya Tepuk Tangan dan Bernyanyi

WONOSOBOZONE – Dengan penuh semangat dan keceriaan, 90 regu
pramuka penggalang dari 78 Gudep SD/MI dan 12 Gudep SMP/MTs se-Kecamatan Kertek
mengikuti Jambore Ranting (Jamran) 2015 di Bumi Perkemahan Bojasari Kec.
Kertek. Jamran tersebut berlangsung selama 3 hari, mulai Kamis (3/9) dan
berakhir Sabtu (5/9).
Ketua Kwarran Kertek, Y. Agus Supardiyanto mengatakan bahwa
Jamran tahun ini lebih dititik beratkan pada pengembangan diri para peserta
yang meliputi aspek mental, spiritual, fisik dan intelektual. “Kami berharap
peserta Jamran memperoleh bekal pengalaman dalam proses pembentukan jati diri,
menjadi para pemimpin masa depan”, harap Supardiyanto.
Tema Jamran kali ini bertemakan gembira, kreatif dan
berkarakter. Ketua Panitia Jamran, Palal menjelaskan bahwa tujuan Jambore ini
untuk memberikan wadah terarah, sehingga bisa meningkatkan nasionalisme,
mengembangkan kegiatan edukatif dan progresif serta membentuk regu berkarakter.
Sementara, Menurut salah satu panitia Jamran, Sarmin, menambahkan
bahwa kegiatan kepramukaan harus selaras dengan zaman modern seperti saat ini.
Hal itu juga menampik pemahaman masyarakat tentang pramuka yang selama ini
hanya berisi tepuk tangan dan menyanyi saja.

“Jangan menyesal menjadi anggota pramuka. Justru harus
berbangga, karena bisa menjadi wadah untuk berlatih kepemimpinan agar kelak
bisa menjadi waarga Negara yang hebat, kuat dan berkarakter”. Tegas Sarmin. (Ard)
Tenda Pramuka Jambore Ranting di Desa Bojasari Kec. Kertek
Source : wonosoboekspres

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here