Portal Dirusak, Warga Sarimulyo Indah Lapor Polisi

WONOSOBOZONE – warga RT 09 RW 02, Kampung Sarimulyo Indah, Kelurahan Tawangsari, Kecamatan Wonosobo untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan mereka mendapat hambatan. Kejadian tak mengenakkan berupa perusakan fasilitas umum yang dibangun warga, pada Minggu dinihari (11/9) membuktikan, bahwa upaya mewujudkan kamtibmas tidak semudah membalik telapak tangan. Margono, Ketua RT setempat menyebut perusakan fasum berupa portal tersebut dilakukan justru oleh sekelompok orang, yang menurutnya merupakan warga tetangga kampung berbeda kelurahan. “Kejadiannya pada Minggu dinihari, sekitar pukul 02.30 WIB, saat 9 warga kami tengah mengadakan patroli Siskamling,” tutur Margono saat ditemui Minggu sore (11/9) di Sarimulyo, seusai melapor ke pihak berwajib, di Polsek Kota Wonosobo.
Portal yang dirusak oleh 5 pria yang identitasnya telah diketahui itu, disebut Margono menjadi salah satu langkah warganya untuk mengurangi dampak negatif dari aktivitas malam di Kafe Jaya. “Warga RT 09 RW 02 Sarimulyo indah merasa tidak nyaman dengan keberadaan KAFE JAYA di tengah perkampungan, karena kuat dugaan kami di tempat itu menjual miras, dan ada juga prostitusi terselubung,” bebernya. Dugaan itu muncul, karena menurut warga, tamu-tamu di Kafe tersebut kebanyakan keluar masuk dalam keadaan mabuk,  sehingga menimbulkan kerawanan gangguan kamtibmas maupun tindakan  kekerasan, juga karena kafe dibuka sampai dini hari.
“Sebenarnya kami buat portal pada Sabtu sore (10/9), adalah agar gangguan keamanan bisa ditekan, dengan harapan para tamu kafe bisa meninggalkan kampung kami sebelum pukul 23.00 WIB,” lanjut Margono. Sebelum portal di Sarimulyo Indah, warga di kampung Betengsari dikatakan Margono juga telah membuat portal terlebih dahulu, sehingga akses keluar kafe satu-satunya hanya tinggal melalui Sarimulyo.
Keterangan Margono tersebut, diperkuat kesaksian Susilo, warga sarimulyo yang bersama 8 rekannya menggelar Siskamling pada saat kejadian. Menurut Susilo, kelima warga RT 03/ RW 07 Kampung Kasiran, Kelurahan Mlipak yang merusak portal memang dikenal sebagai biang kerusuhan. “Ada diantara mereka yang berstatus sebagai residivis, dan sering membuat kegaduhan di lingkungan kami,” ungkap Susilo. Dengan dilaporkannya kejadian perusakan portal kepada pihak Kepolisian tersebut, ia dan seluruh warga Sarimulyo berharap nantinya situasi kamtibmas di lingkungan mereka terjaga kondusifitasnya. “Semoga segera ditindaklanjuti pihak Kepolisian dan diambil langkah terbaik demi keyamanan warga,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here