Polsek Kertek Bina Empat Remaja Pencuri Snack Pasar Kertek

WONOSOBOZONE – Empat remaja tertangkap dalam Blue Light Patrol (BLP) yang dilakukan Polsek Kertek Polres Wonosobo di pasar Kertek. Mereka diamankan penjaga pasar lantaran kedapatan melakukan pencurian makanan ringan berupa jajanan pasar di warung milik Sunarto pada Selasa malam (26/12).

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada anggota polsek Kertek yang sedang melakukan BLP di seputaran pasar Kertek. Dipimpin langsung oleh Kapolsek Kertek AKP San Marino, S.H., M.H., keempat remaja tersebut kemudian dibawa ke mapolsek Kertek beserta barang bukti berupa 1 (satu) set extra jos rasa anggur, 1 (satu) kantong plastik isi kacang sebanyak 20 (dua puluh) bungkus, 1 (satu) dus kecil wafer tanggo isi 8 (delapan) bungkus, 8(delapan) bungkus pitatos, 1(satu) bungkus wafer nabati coklat, 2 (dua) bungkus sachet kopi jahe sidomuncul dan 1 (satu) bungkus extra jos rasa ginseng.

Keempat pelaku yang masih berusia belia tersebut berinisial KM (15 Thn), SR (16 Thn), MN (13 Thn) , dan MAA (15 Thn), dan semuanya merupakan warga Kec. Sapuran. Saat ditanya mengenai motif pencurian keempatnya menuturkan hasil curian tersebut untuk dikonsumsi sendiri dan tidak untuk dijual. Mereka beralasan tidak mempunyai uang sehingga nekat menyelinap ke pasar pada malam hari dan mencuri makanan ringan. Pengakuan para pelaku tersebut diperkuat dengan ditemukannya beberapa bungkus sisa makanan ringan yang sudah mereka makan.

Terkait dengan usia para pelaku yang masih dibawah umur, masalah tersebut diselesaikan dengan jalan mediasi yang difasilitasi Polsek Kertek. Baik korban maupun orang tua pelaku sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan dengan kesepakatan para pelaku tidak akan mengulangi perbuatan yang melanggar hukum lagi di kemudian hari.

Selanjutnya sebagai wujud pembinaan kepada para pelaku, keempatnya diwajibkan melakukan apel di mapolsek Kertek setiap hari Senin dan Kamis selama 1 bulan.

BACA JUGA:  Gelar sahur terakhir, Ratusan nasi bungkus ludes sekejap

“Tindakan tersebut dilakukan kepada para pelaku untuk memberikan efek jera, agar para pelaku tidak mengulangi perbuatannya lagi,” ungkap Kapolsek Kertek AKP Marino,  S.H, M.H.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.