Polres Ajak Kerjasama Pemda Buat Check Point Jalur Kledung

WONOSOBOZONE – Melihat serangkaian kejadian kecelakaan maut di jalur Kledung-Kertek, Kapolres Wonosobo ajak Pemerintah Kabupaten Wonosobo kerjasama tingkatkan keselamatan di jalur sepanjang 9 km ini dengan rencana membuat Check Point atau tempat wajib berhenti untuk truk dengan muatan berat, guna cek dan kontrol fungsi alat pengereman serta untuk mendinginkan rem agar bisa berfungsi normal kembali. Hal ini ditegaskan Kapolres, AKBP Azis Andriansyah S.H.,S.I.K.,M.Hum, dalam kegiatan Tarling anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Rabu,15 Juni malam, di Masjid Al Mujahiddin Polres Wonosobo.
Menurut Kapolres walaupun sudah dibangun jembatan penyelamat tetapi belum sepenuhnya bisa mengatasi permasalahan, karena kebanyakan rem blong pada kendaraan dengan muatan berat terjadi setelah melewati jembatan penyelamat tersebut. Kapolres menegaskan tetap akan  membangun lagi Pos Polisi di tempat semula, yang sebelumnya ada wacana akan dibangun pelataran saja, namun ada pertimbangan, jika pelataran tersebut dibangun dikhawatirkan digunakan PKL untuk berjualan dan atau digunakan untuk lahan parkir yang dikhawatirkan jika terjadi musibah lagi akan menimbulkan lebih banyak korban, jadi dengan membuat Pos Polisi dimaksudkan untuk mengantisipasi hal tersebut. 
Wakil Bupati, Agus Subagiyo, mendukung rencana kerjasama tersebut, karena merasa hal tersebut memang sangat diperlukan, mengingat jalur ini memang rawan kecelakaan rem blong, juga karena jalan ini merupakan jalur utama penghubung antar daerah, dan jalur ekonomi, yang harus diperhatikan. Namun hal ini tentu saja akan melakukan kajian dan koordinasi lebih lanjut bersama instansi terkait. Wabup mengatakan, dulu pernah ada rencana pembuatan rest area dengan adanya  bantuan dari luar negeri namun tidak terealisasikan, dan lahan yang sedianya akan dibangun, saat ini telah berdiri bangunan sebuah sekolah.
Sementara terkait tentang kekerasan, penyimpangan dan pelecehan seksual terhadap anak di berbagai daerah dan juga di Wonosobo, seperti yang disampaikan Kapolres, menurut Wabup ini memang harus disikapi secara serius, untuk antisipasi. Hal ini terjadi tidak lepas karena efek kemajuan tekhnologi, kurangnya pengawasan orang tua dan pengaruh lingkungan, Wabup meminta kepada semua orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap putra putrinya, baik dirumah, di sekolah, maupun lingkungan sosialnya, yang dimulai dengan membatasi penggunaan teknologi, melarang anak membawa handphone atau lainnya untuk menghindari aksi pornografi dengan berjelajah di dunia maya.
Pengisi ceramah dalam Tarling di Masjid Al Mujahidin komplek Polres Wonosobo kali ini adalah  Kyai Muslim Saifudin, yang dalam tausiyahnya menyampaikan seputar iman bukan hanya di lisan saja, tetapi semua anggota tubuh manusia harus beriman, seperti mata, telinga, lisan, tangan, kaki, serta hati harus dikhusyukan untuk  melihat kebaikan dan keagungan Allah SWT.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here