Petani Tembakau Wonosobo Gelisah

WONOSOBOZONE – Setelah mengalami kesulitan dalam proses penanaman tembakau karena tingginya intensitas hujan. Kini petani tembakau dihantui oleh pihak pabrik yang sampai saat ini belum menyerap hasil tembakau dari petani.

‘biasanya cabang pabrik dari kediri yang ada di Temanggung sudah mulai membeli tembakau diawal bulan Agustus’, ungkap Muhadi salah satu petani asal Kertek Wonosobo saat ditemui di kawasan pertanian tembakau miliknya oleh wonosobozone, Senin (22/8).

Muhadi mengatakan, alasan pabrik belum membeli tembakau dari para petani tembakau adalah karena masih turunnya hujan.

‘Padahal ditahun 2010 lalu hujan juga masih saja turun di musim tembakau namun pihak pabrik tetap membeli tembakau tepat seperti biasanya’, tambah Muhadi.

Hingga sampai saat ini sedikitnya 4 ton keranjang tembakau milik nya belum terserap pabrik, belum lagi milik petani lain dan juga petani yang ada di Temanggung.

Ia berharap ada bantuan pemerintah dalam menangani masalah ini. Khususnya anggota DPRD Komisi B untuk memfasilitasi agar pihak pabrik segera mau untuk membeli tembakau milik petani, karena jika tembakau tidak dibeli dapat berimbas pada panen ditahun 2017.

“Jika tembakau yang masih ada tidak dibeli, petani bakal mengalami kesulitan modal untuk masa tanam ditahun berikutnya,” katanya.

Ia juga berharap diberi kuota khusus oleh pihak pabrik agar semua tembakau yang belum terserap bisa segera terbeli oleh pihak pabrik.

Ap

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here