Peserta Karnaval Diberi Waktu 5 Menit Perform Di Depan Panggung Kehormatan

WONOSOBOZONE – Persiapan pelaksanaan karnaval kendaraan hias 2019 memasuki tahap akhir. Kepala Seksi Pelayanan Informasi Publik Dinas Kominfo yang juga selaku Koordinator kegiatan karnaval, Priyo Cahyono menyebut kesiapan pelaksanaan sudah mencapai 95 %.

Checking terakhir dengan sejumlah stakeholder terkait, seperti unsur keamanan dan sebagian peserta sudah kami laksanakan pada Kamis (15/8) kemarin dan semua pihak telah siap pada Minggu (18/9) mendatang di masing-masing pos tugasnya,” jelas Priyo ketika ditemui di ruang kerjanya, Jumat (16/8).

Para peserta yang telah mendaftarkan diri, menurut Priyo juga sudah menyatakan kesiapan mereka untuk tampil di perhelatan tahunan dalam rangkaian HUT Kemerdekaan RI tersebut. Tinggal sebagian kecil yang menurutnya belum mengambil nomor peserta dan masih akan ditunggu hingga sore hari.


Setiap peserta karnaval tematik kendaraan hias Tahun 2019 yang mengambil tema Ayem Tentrem Urip Bareng tersebut, dikatakan Priyo akan diberikan kesempatan untuk menampilkan atraksi (perform) di depan panggung kehormatan selama 5 menit.

Panggung kehormatan dimana Bupati, Wakil Bupati dan jajaran forum koordinasi pimpinan daerah beserta pimpinan OPD di lingkup Pemkab akan menyaksikan seluruh peserta karnaval bertempat di jalan Merdeka, depan Pendopo Kabupaten,” jelasnya lebih lanjut.

Di depan panggung kehormatan itu pula, menurut Priyo setiap peserta karnaval akan dinilai oleh Tim Juri dalam kriteria kreatifitas, kesesuaian desain dengan tema, serta keserasian kelompok. Nantinya, hasil penilaian disebut Priyo akan menentukan juara pertama hingga ketiga, 1 juara kategori terinformatif, dan 1 peserta terkreatif.


Dalam rangka menciptakan situasi Kota Wonosobo tetap kondusif, aman dan nyaman bagi warga yang akan menonton, pihak panitia diakui Priyo juga telah melakukan koordinasi intensif dengan aparat dari Polres Wonosobo, Dinas Perkimhub, dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten. “Kemungkinan juga akan diberlakukan rekayasa lalu lintas di sepanjang rute, untuk menghindari kemacetan panjang kendaraan dan pengguna jalan lainnya,” pungkasnya. 

BACA JUGA:  Jalur Tengkorak Kledung-Kertek Kembali Telan Korban

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.