Perusahaan Diminta Menyiapkan Pos Kesehatan dan Ruang Laktasi Untuk Karyawan

WONOSOBOZONE – Semua Perusahaan atau pengusaha diminta untuk bisa membentuk dan mengembangkan Pos Upaya Kesehatan Kerja (Pos UKK) bagi para pegawainya, yang difasilitasi oleh PUSKESMAS, serta bisa memberikan ruang atau tempat untuk ibu menyusui agar bisa memerah ASI di ruang Laktasi (ruang khusus) dan menyediakan kulkas untuk tempat ASI.
Hal ini ditekankan dan diharapkan Kepala Dinas Kesehatan RM.Okie Hapsoro, saat membuka acara Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Lintas Sektoral Tentang Kesehatan Kerja Kabupaten Wonosobo yang diikuti oleh 30 peserta dari Instansi terkait dan Perusahaan yang ada di Wonosobo, yang digelar di Rumah Makan Resto Ongklok, Kamis (26/05).
Menurut Okie, di Kabupaten Wonosobo Angka Kesakitan atau kematian karena kerja atau kecelakaan kerja belum diketahui secara pasti, namun secara umum semua pekerja berobat periksa di PUSKESMAS, Rumah Sakit Umum Pemerintah, maupun Rumah Sakit swasta sebagai pasien biasa, tidak menyebutkan karena faktor resiko kerja.
Untuk itu perlu adanya langkah-langkah konkrit dengan kerjasama Lintas Sektor dan Lintas Program serta dengan jajaran swasta dan perusahaan untuk mencapai derajat kesehatan setinggi-tingginya melalui peningkatan akses masyarakat, termasuk pekerja terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas serta upaya kearah promotif, preventif sesuai kondisi dan kebutuhan guna menurunkan Angka Kesakitan dan angka Kematian akibat kerja, karena kesehatan merupakan hak fundamental bagi setiap orang tanpa membedakan ras, agama, politik yang dianut dan tingkat sosial ekonomi.
Upaya Kesehatan Kerja sendiri ditujukan untuk melindungi pekerja agar hidup sehat dan terbebas dari gangguan kesehatan serta pengaruh buruk yang diakibatkan oleh pekerjaan, dengan mengembangkan pelayanan kesehatan kerja primer dan penerapan keselamatan, kesehatan kerja di tempat kerja, serta membentuk Pos UKK sebagai bentuk UKBM pada pekerja, peningkatan kesehatan kelompok pekerja rentan, seperti nelayan, TKI, dan pekerja perempuan, agar nantinya penyakit dan kecelakaan akibat kerja dapat dicegah, sehingga berimbas pada aspek ekonomi, dengan penyelenggaraan kesehatan kerja bagi suatu perusahaan ini sangat menguntungkan, karena tujuan akhir dari kesehatan kerja adalah meningkatkan produktifitas seoptimal mungkin.
Selain itu dalam rakor yang diikuti puluhan pengusaha swasta dan pemilik toko kali ini, Dinas Kesehatan diharapkan mampu mengkondisikan adanya jejaring antara Puskesmas dengan Rumah Sakit sebagai rujukan, termasuk pembinaannya, serta memberikan sosialisasi, penyuluhan dan pemeriksaan bagi pekerja di lingkungan perusahaan, baik formal maupun informal, sehingga kedepan bisa dihasilkan sebuah rumusan program yang konkrit dan terukur, demi terwujudnya kesehatan bagi para pekerja di Kabupaten Wonosobo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here