Personel Praja Utama Digembleng Bela Negara Di Lembah Tidar

WONOSOBOZONE – Para personel korps music (Korsic) dan Paduan Suara Gita Praja Utama mendapat kesempatan berkunjung ke Akademi Militer Magelang. Selama 2 hari, mulai Sabtu (19/12), tak kurang dari 72 orang yang menjadi bagian dari marching band dan paduan suara kebanggaan Pemkab Wonosobo tersebut menjalani berbagai kegiatan.
Menurut Kepala Bagian Sosial dan Kesra Setda, Eko Suryantoro, kunjungan selama 2 hari Praja Utama di lembah tidar itu memiliki tujuan menguatkan karakter diri, serta meningkatkan kesadaran anggota terhadap pentingnya wawasan kebangsaan dan bela Negara. “Kami sengaja mengajak para personel Praja Utama ke Akmil Magelang, selain menjadi media silaturahmi dengan para pembina dan instruktur marching band, juga untuk menggugah kembali kesadaran bela Negara dalam diri setiap anggota,” ungkap Eko ketika ditemui di sela sesi penyampaian materi wawasan kebangsaan, Sabtu malam (19/12).
Untuk pendalaman materi mengenai Bela Negara, para personel Praja Utama bertemu langsung dengan Katim Gadik Departemen Taktik AKademi Militer, Letkol Arm Nursamsudin. Selain menerima materi dari paparan yang disampaikan, pertemuan tersebut juga membuka kesempatan bagi segenap personel praja utama untuk berdialog dan menanyakan berbagai hal terkait isu-isu aktual situasi Negara. Tak hanya soal kemiliteran dan kedisiplinan, Nursamsudin yang pernah memimpin Kodim 0308 Kota Pariaman Sumatera Barat itu juga fasih ketika menyampaikan isu terkini di ranah politik, ekonomi, hukum, hingga teknologi dan budaya.
Menurutnya, penguasaan terhadap teknologi bahkan menjadi salah satu syarat utama dalam rangka mempertahankan kedaulatan NKRI. Teknologi terkini, dikatakan pria kelahiran Madiun itu, perlu juga disikapi secara bijak dan tepat agar mampu memberikan manfaat.”Para personel Praja Utama pun wajib menguasai teknologi, jangan justru dikuasai oleh teknologi yang notabene sebagian besar masih merupakan produk asing,” imbau Nursamsudin. Dengan kesempatan 2 hari berada di lembah Tidar, Nur berharap ke 72 anggota Korsic maupun Gita Praja Utama benar-benar mampu memanfaatkannya untuk menguatkan karakter dan meneguhkan komitmen mereka dalam membela Bangsa dan Negara.
Harapan itu sesuai dengan apa yang dikatakan pembina Praja Utama, Isnanto. Menurut pria yang juga menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Kesra Setda tersebut, selain pendalaman materi bela Negara, para personel Praja Utama juga akan menjalani beberapa kegiatan lapangan, seperti latihan baris berbaris dan marching band, panjat tebing, hingga outbound di Puncak Tidar. “Setidaknya, mereka juga memiliki kesempatan merasakan suasana penggemblengan para calon Jenderal di Akmil ini,” pungkas Isnanto.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here