Perpustakaan Cahaya Karangluhur Siap Maju Ke Tingkat Nasional

WONOSOBOZONE – Jika bisa menjadi juara di tingkat Provinsi, Perpustakaan “CAHAYA” Dusun Sidomukti, Desa Karangluhur Kecamatan Kertek siap untuk maju ke tingkat Nasional lomba perpustakaan Desa. Demikian disampaikan pengelola Perpustakaan “CAHAYA”, Suparni, usai menyampaikan paparan tentang perpustakaan “CAHAYA” di depan tim penilai Lomba Perpustakaan Desa Tingkat Provinsi Jawa Tengah, bertempat di Perpustakaan “CAHAYA”, Rabu (25/05).
Perpustakaan yang memiliki koleksi buku 1932 judul 2810 eksemplar ini mempunyai ruang dan fasilitas yang representative sebagi sebuah perpustakaan. Diantaranya ruang baca di dalam dan di luar, ruang audio visual, fasilitas internet dan wifi dan ruang penunjang lainnya. Jadi memang sudah selayaknya perpustakaan “CAHAYA” mewakili Kabupaten Wonosobo di Tingkat Provinsi Jawa tengah.
Suparni juga menyampaikan bahwa salah satu unggulan dari perpustakaan “CAHAYA” adalah pemutaran film 3D, selain itu ada Storystelling bagi anak anak PAUD di Desa Karangluhur. Sementara untuk anggaran perpustakaan “CAHAYA” berasal dari Dana Transfer Desa, swadaya masyarakat, pemerintah daerah dan pihak swasta. Perpustakaan yang selama ini sudah eksis dan ikut mencerdaskan masyarakat ini, diharapkan kedepan selain bisa menjadi juara tingkat Provinsi, bisa tetap eksis seperti cahaya yang menyinari Desa karangluhur khususnya dan Wonosobo pada umumnya.
Sementara pada kesempatan itu, Kepala Desa Karangluhur, Wahyu Hermawan, juga menyampaikan apresiasi kepada semua pengurus perpustakaan “CAHAYA”, dimana peran mereka sangat berarti bagi kemajuan desa, yang berimbas pada kecerdasan masyarakat, karena perpustakaan merupakan gudang ilmu. Kedepan Pemerintahan Desa akan terus mendampingi Perpustakaan “CAHAYA” agar bisa eksis terus. Desa juga akan terus mendirikan pojok pojok baca di Sembilan dusun Desa karangluhur.
Ketua tim penilai dari Provinsi Jawa tengah, Aan Permana, menyampaikan bahwa perpustakaan “CAHAYA” yang mewakili Kabupaten Wonosobo, akan bersaing dengan Kabupaten Sukoharjo, Sragen, Cilacap, Kebumen dan Kabupaten Semarang. Selain fisik, sarana dan prasarana, dalam penilaian ini yang terpenting adalah tingkat kemanfaatan darin perpustakaan itu sendiri.   

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here