Peringatan Hari Lahir Pancasila Di Tengah Pandemi Corona

WONOSOBOZONE.COM – Peringatan Hari Kelahiran Pancasila tahun 2020 di Kabupaten Wonosobo digelar secara sederhana tidak dengan format upacara besar sebagaimana biasa. Hal tersebut mengingat saat ini Wonosobo masih berstatus zona merah akibat pandemi COVID-19.

Pengibaran bendera untuk memperingati Kelahiran Pancasila di alun-alun Kota, pada hari ini hanya kami laksanakan untuk lingkup kecil yaitu melibatkan para personel Satpol PP saja, namun tetap kita upayakan khidmat, sebagaimana protokol upacara biasa,” tutur Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum, Hermawan Animoro, saat ditemui usai pengibaran merah putih, Senin (1/6/2020).


Pengibaran sang saka merah putih di tengah masa pandemi wabah virus corona, diakuinya memberikan kesan yang mendalam. Karena hanya diikuti sedikit peserta, kekhidmatannya disebut pria yang akrab dengan sapaan Aan itu lebih bisa dirasakan. Di masa-masa keprihatinan yang dirasakan secara nasional, Pancasila ditegaskan Aan menjadi lebih memiliki makna dan bisa dijiwai eksistensinya.

Jiwa Pancasila justru harus ditanamkan pada diri setiap warga masyarakat di tengah situasi seperti ini,” tuturnya

Karena itulah, ia juga mengimbau agar seluruh warga masyarakat Wonosobo mengibarkan bendera merah putih di depan rumah masing-masing.
Sebagaimana kelima sila yang ada pada lambang Negara tersebut, ia berharap agar warga Wonosobo bisa mengimplementasikan jiwa Pancasila dalam upaya mengatasi pandemi virus korona.

Mulai dari sila pertama, kita harus mengedepankan keyakinan bahwa Tuhan Yang Maha Esa lah yang akan menolong mengentaskan kita dari pandemi ini,” lanjutnya.

Pun demikian dengan sila kedua, yang menurut Aan memiliki pesan agar seluruh warga Negara Indonesia lebih menghargai antar sesama manusia, kemudian menjaga persatuan sesuai pesan sila ketiga, saling dukung dan bekerjasama sebagaimana pesan sila keempat, demi mewujudkan keadilan seperti dalam sila kelima.

BACA JUGA:  Merawat Keragaman, Memperkuat Solidaritas Menuju Indonesia Yang Inklusif dan Berkeadilan

 
Warga Wonosobo saya harapkan juga mampu memaknai kelahiran Pancasila ini dengan lebih taat terhadap aturan-aturan serta protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah, sehingga secepatnya pandemi COVID19 ini bisa kita tuntaskan,” pungkasnya. (why)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.