Peringatan FASI Kecamatan Garung

WONOSOBOZONE – Pelaksanaaan TMMD sengkuyung tahun 2016 di desa Sendangsari Garung selain membangun fisik juga kegiatan non fisik yang dilaksanakan.  Kegiatan yang dilaksanakan salah satunya menyelenggarakan lomba FASI ke 2 (Festifal Anak Soleh Indonesia) tingkat Kecamatan Garung yang bekerja sama dengan FKDT, FKPAI, Badko TPQ, RMI (Robitoh Mahadatu Islam/ Persatuan Pondok Pesantren) yang diikuti 66 kontingen dengan  peserta 1500 santri yang di buka oleh Dandim 0707/Wonosobo Letkol CZI Dwi Hariyono. Bertempat di Pondok Pesantren Al Barokah Sendangsari. (15/5).
Dalam sambutannya Letkol Dwi Hariyono menyampaikan mengucapkan terima  kasih kepada semua pihak yang telah membantu penyelenggaraan FASI bersamaan dengan kegiatan TMMD.  Dari kegiatan lomba ini diharapkan banyak tercipta generasi yang mempunyai moral yang  baik sehingga bisa dikemudian menjadi penerus bangsa yang dapat diandalkan.  Karena saat ini bangsa indonesia sedang mengalami krisis moral. Oleh  sebab itu dengan diselenggaranya lomba anak soleh tercipta benar – benar menjadi anak soleh dambaan orang tua bahkan kebanggaan negara dan bangsa.
Kota Wonosobo yang sudah dikenal sebagai kota religius itu harus dijaga dan dipertahankan.  Salah satunya adalah dengan menciptakan generasi yang agamis.  Oleh sebab itu berpesan kepada orang tua agar lebih hati – hati dalam mendidik anaknya karena saat ini pengaruh dari luar begitu besar. Sehingga berdasarkan data dari KUA Garung terdapat pernikahan 410 kali akan tetapi yang memperihatinkan adalah terdapat perceraian 92 kasus hal ini disebabkan sebagian besar karena pernikahan masih muda dan kurangnya ilmu.
Sabar Sriyanto, S.Kom.I selaku ketua panitia penyelenggara menyampaikan terima kasih kepada TNI khususnya Kodim atas terselenggaranya FASI bersamaan dengan kegiatan TMMD.  Tujuan dilaksanakannya FASI ke 2 adalah sebagai ajang Silaturahmi antar ustad dan santri sekecamatan Garung. Sebagai tolak ukur dan evaluasi hasil pendidikan yang diasuhnya. Sehingga diharapkan lembaga pendidikannya bisa meningkat di masa yang akan datang.
Untuk tahun 2016 ini diselenggarakan 32 cabang lomba meliputi Tartil Qur’an, lomba adzan, praktik wudhu, kaligrafi, pidato bahasa arab dan indonesia, tahfid juzama, dan lain sebagainya.
Drs H Asrori Zaeni M.Ag selaku perwakilan dari kantor Kementrian Agama Kabupaten Wonosobo menyampaikan lomba FASI sebagai amal soleh kita semua karena dengan lomba bisa menciptakan anak  - anak yang soleh.  Lomba juga dijadikan media mengejar prestasi, sebab lomba FASI itu diselenggarakan tidak hanya tingkat kecamatan akan tetapi sampai tingkat nasional. Asrori berpesan kepada dewan juri agar dalam penilaian bersikap jujur dan obyektif sehingga tercipta pemenang yang benar – benar baik untuk mewakili kecamatan garung ditingkat kabupaten.
Ridho/pendim0707

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here