Perempuan Wonosobo Harus Lawan Kanker Serviks

WONOSOBOZONE – Dalam peringatan Hari Kartini 2015 di Gedung Sasana Adipura Kencana (Selasa, 21/4) sebelum pemukulan gong sebagai simbolis pencanangan program pencegahan dan deteksi dini kanker serviks pada perempuan di Kabupaten Wonosobo, Wakil Bupati, Dra Hj Maya Rosida MM mengingatkan kepada kaum perempuan Wonosobo akan bahaya kanker rahim (serviks) agar timbul kewaspadaan perempuan Wonosobo akan kanker seviks yang semakin meningkat sehingga upaya Pemerintah Kabupaten untuk mewujudkan masyarakat yang sehat bermartabat dalam kemandirian dan kesetaraan gender lebih cepat terealisir.
Dalam acara tersebut juga disampaikan pesan dari Ibu Negara Iriana Joko widodo yang pada saat bersamaan sedang berada di Kulonprogo Jogjakarta, Ia juga mencanangkan secara nasional, kewaspadaan dini terhadap kanker serviks. Pesan itu diputar di depan ratusan peserta peringatan Hari Kartini, 
Maya juga  menilai bahwa peran kaum perempuan, khususnya
di Wonosobo tak lagi bisa dipandang sebelah mata. Kehadiran dirinya sebagai
Wakil Bupati untuk periode 2010-2015, dikatakan Maya menjadi bukti bahwa kiprah
wanita kini bisa dikatakan setara dengan kaum laki-laki. Ke depannya, Maya
mengaku ingin melihat kaum perempuan di Wonosobo bisa lebih maju dan
menunjukkan kontribusi positif terhadap pembangunan, tak hanya di lingkup
daerah saja, melainkan hingga ke jenjang yang lebih luas di tataran Nasional
bahkan Internasional. Dengan modal kesehatan yang terjaga, serta kesempatan
untuk menuntut ilmu di jenjang berbagai jenjang pendidikan, Wabup yakin
perempuan Wonosobo mampu memenuhi harapan tersebut.
Optimisme Wabup
tersebut beriringan dengan tujuan panitia hari Kartini, yang menurut ketua
ikatan istri dokter Indonesia Wonosobo, Ny J Heru Wahyono adalah untuk
meningkatkan kualitas hidup perempuan melalui pendidikan dan pemberdayaan
teknologi kreatif. Ny Heru Wahyono, yang didaulat sebagai Ketua Panitia Hari
Kartini 2015 menyebut, pihaknya telah menempuh upaya-upaya konkret demi
merealisasikan tujuan itu. Beberapa yang telah dilakukan, menurut istri dokter
spesialis anak tesebut, adalah dengan menggelar seminar mengenai tata laksana
pada hipertensi, menggelar bakti sosial deteksi dini kanker leher rahim,
sekaligus sosialisasi mengenai bahaya penyakit mematikan itu kepada kaum perempuan
Wonosobo. “Kami menjalin kerjasama intensif dengan berbagai pihak, khususnya
RSUD Setjinegoro yang memiliki tenaga kesehatan kompeten, agar upaya penyadaran
terhadap bahaya kanker serviks lebih cepat meluas”, jelas Ny Heru.

Selain pencanangan
deteksi dini kanker serviks, acara puncak Hari Kartini yang dihadiri pula Ketua
TP PKK Kabupaten, Ketua DPRD dan segenap unsur Forkominda beserta istri, juga
diisi dengan pagelaran fashion show pakaian tradisional dan unjuk kebolehan
para juara tembang mocopat tingkat SD se-Kecamatan Wonosobo.
source:wonosobokab

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here