Perempuan Gemblengan Dilatih Jadi Agen Perdamaian

WONOSOBOZONE – Tak kurang dari 20 perempuan dari Desa Gemblengan, Kecamatan Garung mengikuti pelatihan untuk menjadi agen perdamaian dan toleransi beragama, Kamis (19/11). Pelatihan yang digelar oleh Aliansi Muslim Action Network (AMAN) Indonesia tersebut menjadi awal dari upaya untuk mendirikan Sekolah Perempuan di Gemblengan. Menurut Direktur AMAN Indonesia, Rubi Khalifa, sekolah perempuan adalah lembaga pendidikan non formal bagi ibu-ibu untuk menjadi agen perdamaian di wilayah masing-masing. “Selain di Gemblengan ini, kami juga telah membangun sekolah perempuan di Desa Pengkok, Gunung Kidul Yogyakarta,” jelas Rubi.
Dalam kesempatan tersebut, Rubi juga mengajak beberapa perempuan asal Desa Pengkok untuk mengunjungi Gemblengan, sekaligus berlatih bersama, mendalami materi perdamaian dan toleransi.”Ibu-ibu dari gunung kidul ini akan berada di Gemblengan selama dua hari, dan menginap di rumah penduduk, agar dapat berinteraksi secara lebih intens dengan warga masyarakat,” terang Rubi. Terkait dipilihnya Gemblengan sendiri, Rubi menjelaskan bahwa AMAN Indonesia tertarik dengan deklarasi Pemkab Wonosobo yang menyatakan diri sebagai Kabupaten Ramah Hak Asasi Manusia (HAM). Ia berharap, agar konsep Kota Ramah HAM tersebut dapat diimplementasikan juga sampai ke desa-desa.
Rubi juga mengungkap, bahwa pihaknya mendapat data-data terkait kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Wonosobo yang masih cukup tinggi. “Data terakhir yang kami terima, di Wonosobo terjadi 221 kasus kekerasan yang menimpa perempuan dan anak,” terang Rubi. Diharapkan, dengan berdirinya sekolah perempuan, kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan maupun anak semakin berkurang, atau bahkan tidak ada sama sekali. Lebih dari itu, sekolah perempuan juga akan meningkatkan peran kaum ibu di desa-desa dalam pembangunan. “Dengan semakin besarnya dana transfer ke desa saat ini, seharusnya Pemerintah Desa juga melibatkan kaum perempuan dalam merumuskan kebijakan dan arah pembangunan,” pungkas Rubi.
Kahadiram AMAN Indonesia mendapat sambutan positif dari Sekretaris Desa Gemblengan, Miskinah. Menurut Miskinah, dengan adanya sekolah perempuan yang digagas AMAN, pihaknya meyakini kiprah kaum ibu di desanya juga semakin meningkat. “Kami jelas senang dengan adanya kepedulian terhadap kaum perempuan, sehingga kelak mereka juga mampu berperan dalam berbagai aspek pembangunan, selain juga memiliki fungsi strategis dalam menjaga kerukunan dan perdamaian,” harap Miskinah.
source : wonosobokab.go.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here