Percepatan Pelayanan Penerbitan IUMK Bagi UMKM

WONOSOBOZONE – Kondisi UMKM yang sehat dan berkembang dengan baik memerlukan proses pendanaan yang baik pula. Untuk mendapatkan akses pendanaan atau permodalan diperlukan aspek legalitas usaha, yang diperlukan juga sebagai kepastian dan perlindungan dalam berusaha. Demikian disampaikan Pimpinan Wilayah PT BRI Kanwil Yogyakarta, Widodo Januarso, pada acara Penandatanganan Kesepakatan Bersama Antara PT BRI dengan Pemkab Wonosobo, tentang percepatan Pelayanan Penerbitan Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) dan Kartu IUMK. Bertempat di Pendopo Bupati Wonosobo, Selasa, 02/02/16.
Widodo juga menyampaikan bahwa Pemerintah telah meluncurkan Program IUMK kerjasama tiga Kementerian, yaitu Kementerian Koperasi dan UMKM, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Dalam Negeri dengan BRI dan Asippindo guna memudahkan para pelaku UMKM dalam memperoleh pendanaan atau permodalan. Diharapkan dengan adanya IUMK para pelaku UMKM bisa mendapat manfaat kepastian perlindungan dalam berusaha, pendampingan untuk pengembangan usaha, kemudahan dalam pemberdayaan serta kemudahan dalam akses pembiayaan.
Sementara pada kesempatan itu Bupati Wonosobo, Ir. Satriyo Hidayat, juga menyampaikan bahwa sekarang para pelaku UMKM akan lebih dimudahkan, karena IUMK diterbitkan oleh Camat melalui pendelegasian kewenangan oleh Bupati. Di Kabupaten Wonosobo sendiri jumlah UMKM yang mencapai59.794 Unit pada tahun 2015 telah menopang bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,penopang kekuatan dan pertumbuhan ekonomidengan nilai investasi mencapai Rp. 143.705.381.000,- serta turut andil dalam menyerap tenaga kerja sebanyak 179.427 orang dan menekan angka pengangguran. Namun kondisi UMKM kita masih menghadapi berbagai macam tantangan, seperti masih rendahnya produktivitas, keterbatasan akses kepada sumber daya produktif baik teknologi, informasi dan pasar, kualitas sumber daya manusia yang rendah serta iklim usaha yang belum menunjang secara optimal, maupun dukungan pembiayaan terhadap pengembangan UMKM masih sangat kurang memadai. Serta masih sedikitnya UMKM kita yang memiliki Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) dan Kartu Usaha Mikro dan Kecil (KIUMK), sebagai salah satu persyaratan untuk mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR), dalam hal ini dari PT BRI. Oleh karena itu melalui kerjasama antara PT BRI dengan Pemerintah Kabupaten Wonosobo Tentang Percepatan Pelayanan Penerbitan Izin Usaha Mikro dan Kecil ini, diharapkan bisa memberikan kemudahan dalam akses pembiayaan serta memberikan kemudahan dalam pemberdayaan kepada UMKM.
Selain melaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama antara PT BRI dan Pemkab Wonosobo. Pada kesempatan itu BRI melalui Program CSR nya juga menyerahkan 1 Unit Mobil Ambulan untuk Call Center Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here