Penyuluhan Hukum Tentang Pernikahan Dini, Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Dan Kenakalan Remaja

 

 

WONISOBOZONE – Tidak kurang dari 175 peserta yang terdiri dari pelajar SMP dan SMA, Mahasiswa, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Pengawas Sekolah, Guru Bimbingan Konseling, Pengurus Korpri, Kepala UPT Dikpora Se Kabupaten Wonosobo mengikuti penyuluhan hukum seputar Pernikahan Usia Dini, bahaya penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, Senin (13/11) di Ruang KRT.Mangoenkoesoemo Setda Wonosobo.

Menurut Kepala  Bagian Hukum Setda,Faisal Rodjul Buntoro, kegiatan penyuluhan terpadu semacam ini perlu kerap dilaksanakan, sebagai ruang peningkatan derajat kesehatan mental generasi muda sekaligus sebagai upaya bersama untuk membekali, melindungi dan mengarahkan generasi muda sembari mengembangkan kreativitas dan inovasi mereka ke arah positif serta bermakna. Selain juga sebagai ruang membentuk mental dan karakter anak-anak bangsa untuk memiliki kesadaran dan kepekaan sejak usia dini, serta sebagai bagian dari upaya bersama untuk mengoptimalkan proses internalisasi kesadaran hukum sejak usia dini.

Senada, Bupati, Eko Purnomo, SE.MM,juga berpesan dengan terbukanya kran teknologi informasi, di satu sisi jika tidak kita sikapi secara bijak akan berdampak negatif terhadap kondisi psikologis generasi mudakita yang belum matang dan rentan sertaberhulu pada degradasi moral yang menimpa anak-anak dan generasi mudayang dewasa ini sudah sangat mengkhawatirkan, serta memunculkan berbagai permasalahan, seperti meningkatnya perilaku merokok pada usia dini, makin tingginya konsumsi narkotika dan zat aditif, serta meningkatnya pergaulandan seks bebas yang mengakibatkan tingginya angka pernikahan usia dini. Oleh karena itu kegiatan penyuluhan hukum ini sangat tepat, disamping sebagai ruang bagi peningkatan derajat kesehatan generasi muda, juga dapat dijadikan sebagai upaya kita bersama untuk membekali, melindungi dan mengarahkan generasi muda kita sambil mengembangkan kreativitas dan inovasinya ke arah positif serta bermakna, Maupunsebagai ruang untuk membentuk mental dan karakter anak-anak bangsauntuk memiliki kesadaran dan kepekaan sejak usia dini, sertasebagai bagian dari upaya bersama untuk mengoptimalkan proses internalisasi kesadaran hukum sejak usia dini.

Di sinilah menjadi penting perananorang tua, pemuka masyarakat, pemerintah, beserta seluruh stakeholders, termasuk ibu dan bapak guru untuk memberikan suri tauladan serta pendidikan kepada generasi muda kita, menjadi generasi yang cerdas,luhur budi pekertinya, menjunjung kesatuanserta persatuan indonesia” pungkas Eko Purnomo.

Pada Penyuluhan Hukum Terpadu Yang dimoderatori oleh Asisten Pemerintahan Sekda, Drs. M. Azis Wijaya, M.Si tersebut, sebagai narasumber adalah Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Wonosobo, Drs. Muh. Zainuddin, SH.MH, yang menyampaikan materi mengenai Pernikahan Dini Sebab dan Akibatnya. Kasatresnarkoba Polres Wonosobo, AKP. Deni Wibowo, ST.SH, yang menyampaikan materi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba. Kasi Bina Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Kantor Kesbangpol Kabupaten Wonosobo, Eko Riyanto SA, S,Sos, yang menyampaikan materi tentang Kenakalan Remaja. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here