Pensiun, Agus Purnomo Tetap Siap Bantu Pemkab Kembangkan Pariwisata


WONOSOBOZONE – Sosok Agus Purnomo, sebagai Kepala Kantor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kadung lekat dengan kalangan pelaku industri wisata di Wonosobo. Meski terhitung singkat, kiprahnya selama 1,5 tahun terakhir di Kantor Parekraf, diakui banyak pihak sanggup menggeliatkan sektor unggulan daerah tersebut, bahkan sampai ke tingkat desa. Tak mengherankan, jika para pelaku industri pariwisata akhirnya meminta agar penggemar kuliner khas Wonosobo itu  untuk tak meninggalkan mereka, meski terhitung mulai 1 November 2016 ia berstatus sebagai pensiunan. Setidaknya hal itu tergambar jelas ketika pada beberapa hari sebelum purna tugas, Agus didaulat menjadi salah satu dewan pembina di Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) bersama Wakil Bupati Wonosobo.

Salah satu pengurus DPC HPI Wonosobo, Agus Dwiyono menyebut pihaknya merasakan benar sentuhan Pemkab melalui Kantor Parekraf sepanjang 1,5 tahun terakhir, sehingga upayanya untuk meningkatkan kualitas layanan para pemandu wisata berjalan lebih lancar. “Pak Agus Purnomo sosok pekerja keras yang sangat perhatian terhadap setiap hal terkait sektor pariwisata,” tutur pemilik agen perjalanan wisata Abhira tour itu, saat ditemui di tengah acara peresmian media center Kodim 0707/Wonosobo, Jumat (4/11) sore. Salah satu yang menurutnya sangat berkesan dari seorang Agus Purnomo, adalah tekadnya untuk mendorong para pemandu wisata di Wonosobo agar memiliki sertifikat resmi. “Ini memacu kami para pemandu wisata untuk berupaya lebih keras meningkatkan kualitas diri, sehingga layak disertifikasi  sebagai pemandu resmi,” tandas Agus.

Pengakuan terhadap kinerja Agus Purnomo selama memimpin Kantor Parekraf juga disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 0707 Wonosobo, Letkol CZI Dwi Hariyono. “Mas Agus Purnomo ini menjadi salah satu inspirasi bagi saya, terutama dalam hal kinerja,” ungkap Dwi. Jajaran Kodim, yang selama ini tak begitu banyak bersentuhan dengan sektor Pariwisata, diakui Dwi, menjadi lebih memahami akan keindahan Wonosobo semasa kepemimpinan Agus Purnomo karena sering diajak keliling dan membantu warga desa membangun infrastruktur wisatanya.

Wonosobo, menurut Dandim layak dijuluki  sebagai Surga dunia dengan segala keindahan alamnya. “Tak hanya Dieng saja, karena belum lama ini kami juga menggelar even-even dalam rangka HUT TNI ke 71, di beberapa wilayah, dan hasil dokumentasi videonya memperlihatkan begitu luar biasa indahnya Wonosobo,” beber Dandim. Untuk itulah, pihaknya dikatakan Dwi merasa perlu memberikan apresiasi khusus kepada Agus Purnomo, yang keteladanannya akan terus menjadi inspirasi bagi jajarannya. “Ada cinderamata dari kami untuk Mas Agus Purnomo, dan doa tulus semoga tetap sangat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Wonosobo, meski sudah purna tugas sebagai pegawai Negeri,” tutup Dwi.

Menyambut pujian sekaligus harapan dari Dandim maupun unsur pelaku wisata, Agus Purnomo mengaku ia sangat terharu. Baginya, kiprah selama menjalankan tugas-tugas sebagai Abdi Negara dianggap sudah menjadi kewajiban. “Selama 30 tahun berlatih, sejak Tahun 1986, saya terbiasa seperti ini, kalau bekerja ya berusaha semaksimal mungkin, dimana saja ditugaskan,” tutur pria kelahiran Brebes 24 Oktober 1958 itu. Selepas purnatugas pun, Agus mengaku tak lantas diam dan menikmati waktu dengan berpangku tangan. “Sekiranya memang masih bisa berkontribusi bagi pembangunan daerah, inshaAlloh saya siap sepanjang mampu, baik di sektor Pariwisata atau bidang lainnya, yang penting positif dan bermanfaat bagi kemaslahatan warga masyarakat,” tegas Agus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here