Pengurus PSHT Cabang Wonosobo Resmi Di Kukuhkan

WONOSOBOZONE – Kepengurusan Persatuan Setia Hati Terate (PSHT) cabang Wonosobo masa bakti 2019-2024 secara resmi dikukuhkan. Bupati Wonosobo Eko Purnomo juga turut hadir dalam acara pengukuhan dan tasyakuran anggota baru PSHT yang dilakukan di Pendopo Kabupaten Wonosobo, Minggu (10/11).

Dalam sambutannya, Bupati Eko Purnomo mengatakan, dengan adanya pengukuhan yang baru semoga membawa angin perubahan yang baik terhadap perkembangan dunia olahraga pencaksilat. Pengukuhan bukan hanya melegalkan kepengurusan PSHT saja, Namun harus dimaknai untuk menumbuhkan kesadaran dalam misi dan tanggung jawab.

Karena masyarakat menaruh harapan besar untuk mengharumkan nama daerah melalui prestasi olahraga, seperti PSHT ini, sehingga kedepan akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Wonosobo,” kata Bupati di depan para atlet.

Bupati juga berpesan kepada kepengurusan yang baru agar dapat mengemban amanah yang telah diberikan, memajukan prestasi, dan melakukan pembinaan kepada atlet untuk lebih berprestasi.

Pemerintah Kabupaten Wonosobo juga akan terus mendukung pengembangan olah raga di wonosobo melalui penyedia sarana dan prasarana olahraga,” imbuhnya.

Lebih lanjut Bupati berharap, dengan adanya PSHT di Wonosobo akan memberikan wadah bagi generasi muda untuk mempunyai keterampilan bela diri yang sehat.

Yang akhirnya nanti akan menjadi generasi pemuda yang tangguh untuk menapak kehidupan yang lebih baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pertimbangan Cabang Wonosobo yang baru Suwondo Hartoko mengatakan, bahwa sebagai ketua pengurusan yang baru ia akan terus melestarikan PSHT yang telah menjadi budaya adi luhung dan warisan leluhur khususnya olahraga pencak silat di Wonosobo.

Dengan prestasi, kami akan menunjukkan kepada pemerintah daerah bahwa atlet-atlet pencaksilat yang telah berkembang sejauh ini memiliki bakat dan prestasi yang dapat mengharumkan nama wonosobo,” ujarnya.

BACA JUGA:  SEPI (Sekedar Pasar Impian): Sebuah Film Dokumenter Tragedi Kebakaran Pasar Induk Wonosobo

Menurut Suwondo, di pengurusan PSHT, tidak hanya olah fisik saja, namun penguatan rohani juga dikuatkan, dengan adanya penguatan rohani maka akan terhindar dari pengaruh yang buruk.

Harus diketahui oleh masyarakat bahwa kami berlatih silat itu bukan untuk kekerasan melainkan sebagai pelindung diri sendiri. Kami akan melakukan itu kalau terdesak dan sudah tak bisa melakukan apa-apa,” jelasnya.

Hal senada juga diutarakan oleh Ketua PSHT cabang Wonsobo yang baru, Heri Budi Setyawan, menurutnya Ia akan mengembangkan cabang-cabang pencaksilat dikalangan perguruan maupun sekolahan yang selama ini telah mengorbitkan atlet-atlet penyumbang prestasi daerah.

Karena selama ini pemasok atlet-atlet PSHT di Wonosobo bermula dari kalangan pelajar di sekolahan,” pungkasnya. (Why)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.