Pengunjung Dieng Diproyeksi Capai 50.000 Orang

WONOSOBOZONE – Liburan panjang hari raya Idul Fitri 1437 H, diperkirakan bakal membuat kawasan wisata Dieng disesaki pengunjung. Tak tanggung-tanggung, selama pekan lebaran tersebut, 50.000 orang disebut bakal berkunjung ke dataran yang sering disebut sebagai Negeri di awan tersebut. Demi mengantisipasi berbagai hal terkait membeludaknya kunjungan wisatawan ke Dieng tersebut, Pemkab Wonosobo dan Banjarnegara sepakat bekerjasama. “Perlu langkah-langkah yang tepat dalam mengupayakan kenyamanan bagi pengunjung Dieng, sehingga kami menyambut baik terjalinnya kerjasama dengan Pemkab Banjarnegara,” jelas Kepala Kantor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Agus Purnomo saat ditemui seusai rapat koordinasi bersama jajaran Dinas dan Instansi terkait Pemkab Banjarnegara, di Pendopo Soeharto-Whitlam Dieng, Selasa (31/5).
Menurut Agus, dalam rangka mengantisipasi melonjaknya pengunjung ke kawasan Dieng, pihaknya memang berupaya untuk bisa lebih siap. “Contohnya adalah soal lalu lintas, di mana selama ini setiap masa liburan selalu macet dan menjadi keluhan pengunjung,” ucap Agus. Kemacetan di sepanjang jalan menuju Dieng, dikatakan Agus memerlukan antisipasi dengan papan informasi dinamis, mulai dari Kota Wonosobo. “Papan informasi dinamis berupa display running text melalui layar monitor bisa dipasang sebelum memasuki kawasan Lembah Dieng,” lanjutnya. Hal itu, menurut Agus bakal memudahkan wisatawan, agar memiliki opsi untuk melanjutkan perjalanan atau singgah sementara di Kota Wonosobo. “Selama ini seringnya pengunjung mengeluh ketika sudah terjebak kemacetan di jalur yang tak lagi memungkinkan memutar balik kendaraan,” terangnya. Hal lainnya yang mendesak dibenahi, menurut Agus adalah sarana dan prasarana pendukung keperluan pokok wisatawan. Ia mengaku sependapat dengan Kepala Disbudpar Banjarnegara, Dwi Suryanto yang menyebut kurangnya sarana umum seperti MCK dan tempat ibadah di kawasan Dieng. “Selain kantong parkir, sarana primer seperti toilet umum dan tempat ibadah akan kami upayakan bisa ditambah,” tegas Dwi Suryanto.
Terkait tempat parkir kendaraan di kawasan Dieng, Kepala UPT Dipenda Garung-Kejajar, Subuh Oni Wiyono berharap agar pembangunan terminal baru di depan Telaga Warna bisa dihentikan sementara. “Proyek pembangunan terminal belum akan tuntas pada libur lebaran mendatang, dan justru berpotensi menimbulkan kekacauan lalu lintas,” ujar Oni. Menurutnya, kendala tempat parkir dan penataan kendaraan wisatawan selama liburan panjang Hari Raya Idul Fitri di kawasan Dieng membutuhkan kerjasama dan koordinasi banyak pihak. “Bertemunya jajaran dinas dan instansi terkait dua Pemkab hari ini menjadi langkah maju dan stregis demi mencari solusi terbaik,” pungkas Oni.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here