Pengemudi Angkutan Wonosobo Harus Berseragam

WONOSOBOZONE – Dalam audiensi Wahana Tata Negara (WTN) dengan Wabup di Setda, Jum’at (5/6) menyoal pengemudi angkutan kota di Wonosobo, yang tidak berseragam serta tanpa
identitas jelas ternyata menjadi. Menurut DR Muiz Thohir MT, ketua tim penilai WTN dari Direktorat
Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, kewajiban seragam bagi
pengemudi angkutan kota, serta pencantuman daftar tariff telah diatur dalam
Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ).
Selain itu rumija (ruang milik
jalan) di beberapa ruas jalan protokol yang masih digunakan untuk
kegiatan-kegiatan di luar fungsi jalan, menurut Muiz selayaknya segera dibenahi. “Penilaian Wahana Tata Nugraha digelar untuk mewujudkan
budaya kemanan, keselamatan, serta meningkatkan kinerja penyelenggaraan dan
operasional system transportasi perkotaan”, jelas Muiz. Karena itu, pihaknya
berharap, selain demi mendapat penghargaan tingkat nasional, pemerintah daerah
benar-benar menjadikan WTN sebagai salah satu media perbaikan tata kelola
transportasi dan lalu lintas. 
Wakil Bupati, Dra Hj Maya Rosida MM. Wabup mengatakan siap
menyegerakan perbaikan tata kelola transportasi di Kota Wonosobo. Maya juga meminta Kepala Kantor
Perhubungan, Suwondo Hartoko untuk membenahi perlengkapan petugas Uji kendaraan. 

“Saya secara khusus mengapresiasi kegiatan penilaian WTN, karena ke depan,
pasti akan memberi banyak manfaat positif bagi perbaikan tata kelola lalu
lintas dan transportasi di Kota Wonosobo”, jelas Maya. 

Dengan semakin baiknya
pengelolaan pelayanan transportasi massa, serta fasilitas pelengkap lalu
lintas, Maya meyakini Kota Wonosobo akan semakin nyaman, baik bagi warga
masyarakat, maupun para pendatang dari luar daerah.
 

ilustrasi web

 source:wonosobokab.go.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here