Pengelolaan Pasar Desa Diminta Lebih Kreatif

Bimbingan Teknis Pengelolaan Pasar Desa
WONOSOBOZONE – Pengelola
pasar desa diminta lebih kreatif, hal ini disampaikan Plt. Kasi Perdagangan Kantor
Perindag Wonosobo, Oman Yanto pada acara diklat pasar desa yang mengambil topik manajemen pengelolaan pasar desa, yang
diselanggarakan bersama Kantor Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Wonosobo pekan kemarin.
Menurutnya,
pola hidup
konsumtif dan hedonis masyarakat sekarang sudah merambah ke wilayah pedesaan, yang akan semakin
memperparah eksistensi pasar desa. Untuk itu semua pengola pasar desa diminta bisa
memahami
tata cara mengelola pasar desa.
Pasar desa sendiri sangat penting untuk dilakukan
revitalisasi, agar bisa tertata dengan baik. Penataan terkait dengan statuta
pasar, manajemen pasar, keamanan
pasar, kebersihan pasar termasuk zonasi yang akan menentukan tertarik tidaknya
konsumen untuk masuk pasar desa.
Potensi hasil pertanian baik berupa buah-buahan maupun
sayuran, sebaiknya dijual di pasar desa. Hal ini untuk meramaikan pasar agar bisa
lebih banyak proses transaksi antara pedagang dan pembeli.
Pengurus harus mencari kegiatan inovatif, misalnya
dengan cara mengadakan kegiatan lomba desa atau kegiatan-kegiatan lain yang
melibatkan masyarakat banyak agar difokuskan di lokasi pasar. Hal ini perlu
dilakukan sebagai upaya
memancing konsumen, agar mau mengunjungi pasar desa.
Fungsi pasar desa sendiri sebagai tempat untuk
memajukan tingkat ekonomi masyarakat desa dengan cara memboyong semua hasil
pertanian yang dihasilkan oleh petani di desa, yang bisa dinikmati oleh masyarakat
dengan bertransaksi di pasar. Sehingga tenaga kerja akan bertambah dan akan mengurangi urbanisasi. Kesan
kumuh, becek,kotor, dan predikat lain yang melekat di pasar desa harus dibuang
jauh-jauh sehingga tidak menjauhkan pasar dengan konsumen.
Oman
menekankan, yang terpenting disini adalah bagaimana pengelola berperan, agar pasar desa bisa
lebih tertata dengan zonasi yang baik, tertata rapih, bersih dan aman seperti
pasar modern. Pasar desa harus meniru pasar modern dalam hal kebersihan,
kerapihan dan keindahan. Tapi tetap tidak boleh menghilangkan ciri khas pasar
desa, yaitu adanya unsur tawar menawar dalam proses bertransksi. Diharapkan kedepan pasar desa bisa lebih baik
dari sekarang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here