• Senin, 15 Agustus 2022

Merajut Asa di Ruang Ruang Kelas Merdeka

- Selasa, 28 Juni 2022 | 02:43 WIB
Kegiatan Mahasiswa Mengajar di Sekolah (dok istimewa)
Kegiatan Mahasiswa Mengajar di Sekolah (dok istimewa)

WonosoboZone - Seorang mahasiswi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta Desti Fitria Nisa, yang juga merupakan mahasiswa program Kampus Mengajar Angkatan 3, ditugaskan untuk mengabdi di SD Negeri 1 Soropadan Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung.

Ia ingin membagikan kisahnya selama menjalankan tugasnya kurang lebih 5 bulan lamanya. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi tugas Kuliah Kerja Nyata (KKN) MBKM.

Menurut Desti, kegiatan ini merupakan suatu bagian dari program Kampus Merdeka yang tentu saja memiliki tujuan untuk memberikan kesempatan kepada seluruh mahasiswa belajar di Indonesia agar dapat mengembangkan dirinya melalui sebuah kegiatan diluar kelas perkuliahan untuk membantu kegiatan pembelajaran sekolah.

Kegiatan ini merupakan kegiatan lanjutan setelah sukses memberikan dampak positif bagi sekolah-sekolah yang terpilih menjadi tempat pengabdian. Sekolah yang yang menjadi target program ini yaitu SD dan SMP yang tersebar di seluruh Indonesia yang sesuai dengan kualifikasi team panitia program. Mahasiswa yang sudah lolos tahapan seleksi, kemudian di kelompokan dengan mahasiswa lainnya yang satu domisili.

Kali ini mahasiswa FKIP UAD, Desti Fitria Nisa (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan) dipertemukan dengan 4 kawan lainnya yang berasal dari Universitas yang berbeda. Mereka dipertemukan menjadi sebuah team yang nantinya akan mengabdikan dirinya sebagai mahasiswa merdeka yang berdampak.

Hal pertama yang harus dilakukan yaitu melaksanakan survey sekolah dengan bertemu langsung dengan pihak sekolah dan dilanjutkan dengan penyusunan program kerja. Dalam pelaksanaan tugasnya, mahasiswa diminta untuk fokus dalam meningkatan pembelajaran literasi dan numerasi bagi siswa.

Disamping itu mahasiswa dapat membantu pihak sekolah dalam kegiatan penyelesaian administrasi sekolah. Hal ini tentu saja menjadi hal yang menarik bagi mahasiswa pasalnya kini pemerintah sudah mengizinkan pertemuan tatap muka (PTM) secara serentak, sehingga mahasiswa dan siswa dapat berinteraksi secara langsung.

Adapun kegiatan peningkatan literasi dan numerasi yang diterapkan menggunakan produk atau media serta metode ajar yang dibuat sendiri. Di antaranya yaitu media inovatif numerasi berupa RUPIN-RIPIN yang merupakan singkatan dari rumah pintar dan penggaris pintar, serta media literasi berupa POP UP BOX yang berisi pembelajaran dasar hingga lanjutan untuk meningkatkan minat baca siswa.

Selain itu mahasiswa juga membantu pihak sekolah dalam kegiatan non akademik, yaitu berupa pemberkasan administrasi sekolah. Baik pengelolaan perpustakaan, arsip sekolah, pengelolaan ekstrakurikuler siswa, serta mengadakan kegiatan pendukung lainnya seperti kegiatan yang belum pernah diadakan oleh pihak sekolah yaitu Semarak Ramadhan dan AKM Kelas.

Tentu saja hal ini menjadi suatu gerakan kemajuan bagi sekolah, yang nantinya akan dilanjutkan oleh pihak sekolah setelah mahasiswa sudah tidak lagi dalam masa penugasan. Secara keseluruhan kegiatan ini telah mendapatkan dukungan penuh dari seluruh pihak sekolah.

Halaman:

Editor: Rochmad Tri Apriliyanto

Tags

Terkini

Merajut Asa di Ruang Ruang Kelas Merdeka

Selasa, 28 Juni 2022 | 02:43 WIB
X