Penataan Birokrasi di SOTK Baru Masih Berlangsung, Bupati Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan

WONOSOBOZONE – Bupati Eko Purnomo membantah dengan tegas kabar mengenai adanya dugaan jual beli jabatan, dalam rangka pengisian struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) baru Pemkab Wonosobo. Ditemui seusai acara penyerahan secara simbolis bantuan kredit lunak dari PT KAI untuk 16 UKM, di kawasan Pendopo Kabupaten, Senin (14/11), Eko menandaskan pihaknya masih dalam upaya melakukan penataan birokrasi dalam SOTK Baru.
“Jadi perlu saya tegaskan di sini bahwa kami memiliki komitmen untuk menciptakan birokrasi bersih yang berorientasi pada optimalisasi pelayanan publik,” tegas Bupati. Untuk pengisian jabatan dalam SOTK baru, yang rencananya akan ditetapkan pada akhir Tahun 2016 ini, Bupati mengaku akan menerapkan  uji kompetensi kepada para calon pengisinya. Eko juga menegaskan bahwa ia maupun Wakil Bupati tak pernah memerintahkan siapapun untuk menemui pegawai, apalagi menawarkan jabatan dengan tebusan jumlah uang tertentu. “Kami bahkan sudah menjalin koordinasi dengan Kapolres Wonosobo, apabila ada pihak-pihak tak bertanggung jawab dan mengatasnamakan Bupati atau Wakil Bupati, menawarkan jabatan tertentu agar segera ditangkap saja,” tandasnya.
Tidak adanya jual beli jabatan dalam rangka SOTK baru juga dibenarkan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), One Adang Wardoyo. Andang yang mendampingi Bupati dalam acara dengan PT KAI menyebut bahwa isu jual beli jabatan selalu merebak setiap akan adanya SOTK baru. “Siapapun pemimpin daerahnya isu seperti ini selalu muncul, meski pada akhirnya tak pernah terbukti kebenarannya,” ungkap Andang. Kepada para pegawai di birokrasi Pemkab Wonosobo, Andang juga mengaku telah memberikan instruksi agar mengabaikan setiap tawaran mengenai jabatan itu, karena bisa dipastikan tidak benar. “Pegawai saya harapkan untuk lebih menguatkan kinerja dan tidak perlu menanggapi isu yang beredar, karena Bupati maupun Wakil Bupati sudah berkomitmen untuk memilih orang-orang terbaik dalam pengisian jabatan, dan sudah pasti berbasis pada kinerja masing-masing,” pungkasnya.
Pernyataan Bupati perihal tidak adanya jual beli jabatan di lingkup Pemkab Wonosobo, melengkapi apa yang telah disampaikan Wakil Bupati Agus Subagiyo. Belum lama ini, Wabup juga menyatakan dengan tegas bahwa untuk pengisian jabatan di SOTK baru, pihaknya akan menggandeng Biro Kepegawaian Provinsi. “Akan ada ujian bagi calon-calon pejabat untuk posisi tertentu, dengan pertimbangan utama pada kompetensi dan juga senioritas, dan ini sudah kami koordinasikan dengan Biro Kepegawaian Provinsi Jawa Tengah,” tandas Wabup. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here