Pemuda Diminta Ambil Peran Sebagai Subjek Politik

WONOSOBOZONE – Generasi muda era modern selayaknya mau memahami dunia politik secara lebih menyeluruh. Tak sekedar menikmati peran sebagai objek politik, para pemuda di Kabupaten Wonosobo juga sudah waktunya aktif dan mengambil peran sebagai subjek. Terlebih, jumlah pemuda produktif di Wonosobo terhitung cukup tinggi, yaitu mencapai lebih dari 20% dari total jumlah penduduk, atau berada di angka sekitar 150.000 jiwa. Ketua DPRD, Afif Nurhidayat menegaskan kekuatan pemuda Wonosobo sangat berpengaruh pada masa depan daerah, dan akan sangat sayang apabila dengan jumlah sekian banyak itu, para pemuda tak mengambil peran di bidang politik. “Peran masyarakat, khususnya di kalangan pemuda sebagai subjek politik, akan memberikan pengaruh dalam dinamika Negara, dan bahkan mampu mempengaruhi sistem, sehingga ke depan perpolitikan di Indonesia ini semakin baik,” tandas Afif di depan tak kurang dari 100 pemuda, pelajar dan para penggiat komunitas lintas aksi yang hadir sebagai peserta dalam seminar dan diskusi kepemudaan di Pendopo Kabupaten, Selasa (4/10).
Dalam seminar bertema Membangun Karakter Pemuda Sebagai Elemen Perekat/ Pemersatu Bangsa, yang digelar dalam rangka memperingati HUT TNI ke 71 tersebut, Afif juga mengingatkan para peserta untuk tak lagi menghindari pembicaraan soal politik, termasuk aktif dalam sebuah organisasi. Bicara politik, menurut pria yang telah beberapa periode duduk sebagai legislator daerah itu kini bukan hal tabu, mengingat pemerintah saat ini pemerintah juga sangat menjunjung kebebasan berserikat dan berpendapat sebagai hak yang diatur dalam Undang-Undang Dasar. Bahkan melalui sebuah organisasi dan aktif di dalamnya, Afif menyebut hal itu bisa menjadi pembelajaran untuk memahami bagaimana berpolitik secara baik, dan membangun kemampuan untuk memahami berbagai hal penting. “Negara ini dibangun dengan landasan keteguhan para pemuda untuk berpolitik secara baik dan benar,” tegas Afif, sembari mengingatkan bagaimana pemuda-pemuda Indonesia bergerak melawan penjajahan pada Tahun 1908 silam.
Selain Ketua Dewan yang hadir memotivasi para peserta, seminar yang dibuka Bupati Wonosobo, Eko Purnomo tersebut juga menghasilkan Kapolres, AKBP Aziz Andriansyah dan Ketua Wonosobo Rock Community, Fahmi Hidayat. Dandim 0707 Wonosobo, Letkol CZI Dwi Hariyono mengaku pihaknya menggelar seminar kepemudaan sebagai media penguatan karakter dan membangun kesadaran di kalangan pemuda terhadap pentingnya wawasan Kebangsaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here