Pemkab Wonosobo Upayakan Tempat Pemotongan Unggas Berstandar ASUH

WONOSOBOZONE – Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (Dispaperkan) Kabupaten Wonosobo tengah berupaya mematangkan rencana membangun Tempat Pemotongan Unggas (TPU) yang nantinya akan menghasilkan produk pangan asal hewan berstandar Aman Sehat Utuh Halal (ASUH).

Menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Wonosobo, rencana pembangunan TPU dengan standar ASUH tersebut disampaikan oleh Kepala Dispaperkan Ir. Abdul Munir, M.Si akan secepatnya disosialisasikan ke berbagai pihak.

Setidaknya untuk tahap awal kami sudah menerima komitmen dari beberapa pengusaha yang bersedia merubah tempat pemotongan unggas menjadi TPU berstandar halal sesuai syarat MUI, terang Munir ketika ditemui di kantornya, Kamis (18/4).

Ihwal munculnya gagasan pembuatan TPU tersebut, menurut Munir disebabkan banyaknya temuan di lapangan saat melakukan inspeksi terhadap produk pangan asal hewan, ternyata masih kurang memenuhi syarat ASUH.

Banyak daging ayam yang diperjual belikan di pasar-pasar tradisional diketahui dipotong dengan kurang sempurna, sehingga syarat halal bagi konsumen disebut Abdul Munir menjadi tidak terjamin.

Dari hasil diskusi dengan sejumlah pihak, termasuk Majelis Ulama Indonesia hal tersebut kemudian memicu beragam usulan dan bahkan menjadi bahan analisa kesehatan masyarakat Wonosobo.

Analisa tersebut, dikatakan Munir kemudian berkembang menjadi gagasan untuk melakukan upaya inspeksi ke sejumlah tempat pemotongan unggas yang terdaftar di Dispaperkan.

Hasilnya, petugas dari Dinas menemukan ada beberapa hasil penyembelihan/pemotongan unggas yang kurang memenuhi syarat memotong 3 saluran yaitu saluran makanan, pernafasan dan pembuluh darah (arteri carotis dan vena jugularis) secara sempurna, selain itu juga ditemukan juru sembelih unggas yang belum menggunakan tutup kepala dan masker, serta kondisi lingkungan di sejumlah tempat pemotongan unggas yang kurang ideal ( lantai yang belum berkeramik dan instalasi pembuangan limbah bercampur dengan tempat potong) sehingga kemungkinan bakteri-bakteri dan kuman penyakit dari limbah mencemari daging unggas sangat besar.

BACA JUGA:  Sebanyak 143 Calon Jamaah Haji Asal Kota Magelang Siap Diberangkatkan

Bersama MUI dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo pula, pihak Dispaperkan pada tahun 2018 diakui Munir telah melakukan kegiatan Sosialisasi Penyembelihan Yang Halal dan Thoyyib bagi juru sembelih unggas.

Kami mengundang para juru sembelih unggas sejumlah 101 (seratus satu) orang yang berasal dari 15 (lima belas) kecamatan yang ada di Kabupaten Wonosobo untuk mengikuti sosialisasi penyembelihan unggas secara halal dan thoyyib yang dilaksanakan di tiga lokasi yaitu Kecamatan Sapuran, Mojotengan dan Selomerto.

Harapan kami nantinya sekembali ke tempat kerja masing-masing mereka dapat menerapkan dan melaksanaan penyebelihan unggas sesuai dengan apa yang telah mereka ketahui dan pelajari bebernya.

Selanjutnya, setelah upaya peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) juru sembelih unggas, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (Dispaperkan) Kabupaten Wonosobo, drh. Sidik Driyono menyebut mereka juga seharusnya difasilitasi tempat pemotongan unggas yang sesuai standar higienitas produk pangan untuk diperjualbelikan di masyarakat melalui pembinaan kepada pemilik pemotongan dengan mengadakan pertemuan dengan paguyuban pengepul dan pemotong ayam Wonosobo, membuat tim terpadu untuk menindaklanjuti minat TPU dalam pengajuan rekomendasi halal, membuat Layout tempat pemotongan yang memperhatikan hygiene sanitasi, melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat dengan membuat dan menyebarkan publikasi cara pemilihan daging yang ASUH dan pentingnya konsumsi daging ASUH, serta monitoring dan pembinaan secara berkesinambungan dengan melibatkan banyak pihak yang terkait dan akan dibentuk Pusat Layanan Informasi PAH ASUH (Pangan Asal Hewan Aman Sehat Utuh dan Halal) Kabupaten Wonosobo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.