Pemkab Kembali Gulirkan Lomba K3 Antar OPD

WONOSOBOZONE – Pemkab Wonosobo kembali gulirkan lomba Keindahan Ketertiban Kebersihan (K3) antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tahun 2016. Hal ini dipastikan saat temu tim teknis penilai lomba K3 tingkat Kabupaten Wonosobo tahun 2016, Rabu, 15 September di aula Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Wonosobo.
Menurut Kepala Bidang Hukum dan Kelembagaan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Wonosobo, Widoyo, lomba K3 merupakan agenda rutin tiap tahun di Pemerintah Kabupaten Wonosobo, dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang  nyaman dan ASRI (Aman Sehat Rapi Indah) serta menanamkan kesadaran, dan kepedulian pada para pegawainya terhadap tempat kerjanya.
Lomba yang rencananya juga digelar dalam rangka hari Korpri ini dijadwalkan akan dimulai akhir bulan September, sampai awal bulan Oktober, dan akan ada dua kategori, yakni kategori kecamatan dan kategori instansi. Lomba akan menyasar di semua Kantor Kecamatan, Instansi Pemerintah dan BUMD yang ada di Kabupaten Wonosobo, dengan rincian 15 Kantor Kecamatan dan lebih dari 33 instansi.
Dalam rapat koordinasi awal ini Widoyo menjelaskan, banyak poin yang akan jadi obyek variabel dan indikator penilaian tim penilai lomba K3. Ia mencontohkan tim penilai dari Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Kebersihan Kabupaten Wonosobo, variabel yang akan dijadikan obyek penilaian diantaranya taman halaman kantor,  tanaman ayoman, taman luar kantor, dan letak tata ruangnya.
Sedangkan tim K3 dari Dharma Wanita, akan mengambil variabel penilaian tentang tempat ibadah, ada tidaknya atau bagaimana kondisi tempat wudlunya serta bagaimana gaya hidup para karyawannya. Termasuk beberapa poin tambahan lainnya.
Widoyo menambahkan, lingkungan kerja yang sehat tentunya mutlak bagi penghuninya, terkait hal ini banyak poin yang harus disiapkan oleh OPD yang akan dinilai, seperti fasilitas sanitasi kantor yang perlu diperhatikan, serta kebiasaan pegawainya saat di lingkungan kantor, dengan fokus perhatian bebas dari sampah dan puntung rokok, yang mana hal ini akan sangat mempengaruhi terhadap jumlah penilaian nantinya.
Di sisi lain, tiap OPD juga harus memperhatikan sarana pembuangan air limbah atau IPAL-nya, ketersediaan alat, pengolahan dan perlakuan akhirnya sepeti apa, serta perhatian untuk antisipasi pencemarannya. Juga tidak luput dari penilaian nantinya, terkait sarana pembuangan sampah, ketersediaan tempat sampah dan pemisahannya, dan banyak hal yang terkait dengan lingkungan hidup, harapannya nanti para OPD yang akan dinilai akan mempersiapkan. Dan di akhir rangkaian lomba nantinya akan ada pengumpulan penilain dan penentuan juara. Peserta dengan nilai kumulatif tertinggi dari berbagai variabel dan indikator penilaian yang terkumpul, akan berhak menjadi juaranya. Juara akan diambil juara satu sampai juara harapan tiga. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here