Pemkab Banjarnegara Terima Rp 59,3 Miliar Dari Dana Bantuan Provinsi Jateng

BANJARNEGARA – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Wakil Gubernur Taj Yasin melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi dengan masyarakat Banjarnegara. Dalam kesempatan ini gubernur juga menyerahkan bantuan keuangan rovinsi untuk Kabupaten Banjarnegara. Penyerahan ini berlangsung di Pendapa Dipayuda Adigraha, Rabu (10/4/2019).

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur menyerahkan bantuan sebesar Rp 59,3 miliar. Rinciannya, bantuan keuangan Pemkab Banjarnegara sebesar Rp 14,98 miliar, peningkatan ruas jalan penghubung antara Banjarnegara dengan Batang sebesar Rp 7 miliar, renovasi 798 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) senilai Rp 7,98 miliar, dan untuk bantuan 266 desa sebanyak Rp 24,32 miliar.

Bantuan itu belum termasuk dana pendidikan yang jumlahnya sekitar Rp 140 miliar. Jumlah tersebut hampir sama dengan dana pendidikan tahun 2018 sebesar Rp 140,45 miliar.

Ganjar mengatakan, total bantuan Pemprov Jateng untuk Banjarnegara tahun 2018, sebesar Rp 243,78 miliar. Rinciannya, bantuan keuangan untuk Pemkab Rp 60,89 miliar, untuk pendidikan sebesar Rp 140,45 miliar, bantuan untuk 266 desa sebesar Rp 25,84 dan untuk renovasi 774 RTLH sebesar Rp 7,74 miliar.

“Untuk RTLH keroyok dengan anggaran Pemkab. Terima kasih Pak Bupati Budhi Sarwono karena dengan dukungan ini, penurunan kemiskinan Jateng tahun lalu terbaik nasional,” katanya.

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mengucapkan, terima kasih kepada pemerintah. Dengan bantuan tersebut, pembangunan di wilayahnya bisa menyentuh sampai lapisan terbawah.

“Pembangunan ini bukan sekadar fisik atau material, namun manusianya juga dibangun. Karena bantuan Pemprov Jateng ini juga menyasar ke pendidikan, kesehatan serta kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, hadir pula ibu-ibu dari kelompok industri rumah tangga. Masing-masing membawa produk hasil UMKM, seperti keripik dan sambal.

Hadirnya ibu-ibu kreatif tersebut, kata Ganjar, merupakan temuan dari metode pemberian bantuan yang dilakukan secara langsung pada masyarakat. Dengan begitu, pemerintah bisa mendampingi pelaku agar usaha agar berkembang.

BACA JUGA:  Pesta Siaga Kwarcab Wonosobo Media Pembentukan Karakter Anak Hadapi Dampak Negatif Teknologi

“Sekarang ini UKM kita buru agar mendapatkan akses permodalan dan pendampingan. Jadi persoalan marketing dan permodalan bisa teratasi,” pungkas Ganjar.

Artikel dikutip dari satelitpost.com, link
https://satelitpost.com/regional/banjarnegara/banjarnegara-terima-rp-53-miliar-dari-dana-bantuan-provinsi-jateng

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.