Pembinaan FKPPI Wonosobo, Perang Melawan Dekadensi Jaman


WONOSOBOZONE – Dekadensi moral sudah merasuki generasi muda, oleh
perkembangan jaman dan tekhnologi. Adat ketimuran seakan hanya tinggal slogan
belaka. Untuk menangkal pengaruh yang tidak baik dari manapun datangnya,sangat
diperlukan pembinaan secara terus menerus dan berkesinambungan kepada generasi
muda.  Seperti yang dilaksanakan  pada Hari Minggu 13/3/2016 bertempat di Kodim
0707/Wonosobo,yang dihadiri 110 anggota FKPPI ( Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI dan Polri).
Dandim 0707/Wonosobo Letnan Kolonel Czi Dwi Hariyono
menyampaikan beberapa atensi kepada anggota FKPPI khususnya, dan generasi muda
pada umumnya untuk dapat dilaksanakan. Sebagai pembuka ucapan terima kasih
kepada sang pencipta karena telah diberikan kesehatan, kesempatan, dan
kekuatan. Salah satu dari yang disebut diatas tidak dilaksanakan,  niscaya tujuan dan cita tidak terwujud.
Introspeksi juga sangat diperlukan sehingga tahu , siapa diri kita dan apa yang
harus kita perbuat.  Belajar
berorganisasi sangat penting dilakukan untuk menambah teman, bermusyawarah
untuk mencari solusi pemecahan masalah. Tidak menang sendiri tujuan pembentukan
karakter pemuda,disadari atau tidak pemuda masih berjiwa labil dan emosional, mudah
disusupi pengaruh negatif. Untuk itu anggota FKPPI diharapkan menjadi contoh dan tauladan kepada generasi
muda yang lain.
Lebih lanjut Dandim berpesan pemuda harus bisa memupuk
mimpi-mimpi menjadi kenyataan, isi dengan kegiatan positif yang sesuai dengan
nilai-nilai  luhur Pancasila. Jauhi
Narkoba dan sesuatu yang bisa membikin kita ketergantungan. Kemajuan tekhnologi
adalah media yang sangat mudah diakses para pemuda, tanpa disadari dalamnya
berisi sesuatu yang mengarah ke perbuatan yang tidak terpuji (proxy war ). Perang sekarang bukan angkat senjata sebagai senjata
utama, tetapi pencucian otak itu sangat berbahaya. Orang yang sudah terpengaruh
bisa melakukan apa saja tanpa berpikir panjang akan akibat yang ia alami maupun
orang lain rasakan. Waspada dan berhati-hati dalam melangkah,  akan lebih utama daripada harus menanggung
akibat dari perbuatan kita. Marilah saling bejabat tangan, rapatkan barisan,
raihlah mimpi menjadi kenyataan dengan belajar dan berlatih demi masa depan
yang gemilang. Auden sangat antusias mendengarkan wejangan dan contoh-contoh
yang dapat menjadikan sebagai inspirasi dirinya dan pemuda pada umumnya.

Reporter: Srk Santo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here