Pembangunan Pasar Induk Wonosobo Dimulai Dengan Peletakan Batu Pertama

WONOSOBOZONE – Dimulainya pembangunan Pasar Induk Wonosobo ditandai dengan acara Peletakan batu pertama oleh Bupati Wonosobo Eko Purnomo, Jum’at (23/8). Diketahui sebelumnya, kontrak Pembangunan Pasar Induk Wonosobo sudah ditanda tangani pada tanggal 16 Agustus 2019 dan SPMK sudah ditandatangani tanggal 21 Agustus 2019 kemarin, antara Pemerintah Kabupaten Wonosobo dengan Penyedia Jasa atau Kontraktor, yaitu PT. Delima Agung Utama yang berkantor pusat di Bandung.

Bupati berharap, pembangunan tersebut bisa berjalan lancar, sesuai yang diharapkan, baik dari sisi teknis maupun waktu pelaksanaan.


Mudah-mudahan setelah peletakan batu pertama ini, Pembangunan Pasar Induk Wonosobo, yang sudah kita tunggu bersama-sama, akan berjalan dengan lancar, tanpa halangan berarti. Yang mana pada nantinya, dapat meningkatkan dan menunjang perekonomian warga Wonosobo”, kata Bupati.


Tak lupa Bupati juga meminta kepada masyarakat Kabupaten Wonosobo, terutama Pedagang Pasar Induk Wonosobo, diminta agar bersabar, dan menyadari seperti inilah kondisi yang sedang dihadapi bersama.


Semoga pembangunan ini cepat selesai, sehingga perekonomian masyarakat, khususnya pedagang, kembali pulih dan kesejahteraaan dapat lebih meningkat“, harap Bupati


Kepada aparat keamanan, baik dari Kepolisian, TNI maupun Kejaksaan, Bupati juga meminta dukungannya, agar pembangunan Pasar Induk Wonosobo berjalan dengan lancar, aman, dan dari awal sampai akhir, tidak terkendala masalah hukum. “Tak lupa pula kepada tokoh masyarakat dan tokoh agama, kami juga mohon do’a restunya,” imbuhnya.


Lebih lanjut Kepada kontraktor, Bupati menegaskan, agar segera melaksanakan pekerjaan dengan baik, tepat kuantitas, tepat kualitas dan tepat waktu.

Kepada masyarakat Wonosobo, disamping para pedagang, yakni para pemilik usaha jasa angkutan kota dan desa, dokar, parkir dan lain-lainnya, kami juga sampaikan permohonan maaf atas terganggunya aktifitas bapak, ibu, saudara semua, karena terkena dampak Pembangunan Pasar Induk Wonosobo. Hal ini semata-mata untuk kepentingan bersama,” pungkas Bupati.

BACA JUGA:  Implementasi RANHAM Terkendala Dana


Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Wonosobo, Agus Suryatin, selaku Pengguna Anggaran Pembangunan Pasar Induk Wonosobo mengatakan, Nilai HPS Pembangunan Pasar Induk Kabupaten Wonosobo, sebesar 153 milyar 941 juta 948 ribu rupiah, dengan Nilai Kontrak sebesar 139 milyar 963 juta 46 ribu rupiah, “Dan waktu pekerjaan selama 14 bulan, yang direncanakan dimulai dari Agustus 2019 sampai dengan bulan Oktober 2020,” tandasnya. (W)

Foto : Apri Supritatno (Humas Umum Setda Wonosobo )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.