Pasca Tragedi 11 Pendaki Tersambar Petir, Gunung Prau Ditutup Sementara

WONOSOBOZONE — Pasca kejadian tersambarnya 11 orang pendaki asal Jakarta pada Minggu (24/4) siang, Jalur pendakian menuju Gunung Prau Wonosobo ditutup. Alasannya adalah kondisi cuaca yang cukup ekstrem karena curah hujan yang cukup tinggi disertai petir. Personel Polsek Kejajar Polres Wonosobo sendiri juga berjaga di lokasi tersebut untuk memberikan himbauan kepada pendaki agar tidak menggunakan jalur itu untuk sementara.

Kapolres Wonosobo AKBP Muhammad Ridwan, S.I.K. melalui Kapolsek Kejajar AKP Sukirman, S.H. membenarkan adanya penutupan jalur tersebut. “Untuk mengantisipasi kejadian seperti kemarin terulang lagi. Karena kondisi cuaca yang masih cukup ekstrem. Masih hujan deras disertai petir. Kabut juga sangat tebal,” katanya.

Namun para pendaki yang hendak naik ke Gunung Prau, masih diperbolehkan melalui jalur pendakian lain. “Yang kami tutup ada beberapa. Salah satunya adalah melalui Pos Patakbanteng. Silahkan bagi wisatawan yang masih mau mendaki, gunakan jalur lain yang relatif lebih aman,” tutur Kapolsek.

Seperti diberitakan sebelumnya, 11 orang pendaki asal Jakarta tersambar petir saat mendaki Gunung Prau Dieng Kejajar Wonosobo. 3 diantaranya meninggal dunia sementara 8 lainnya mengalami luka. Namun ternyata antusiasme wisatawan yang hendak mendaki Gunung Prau tidak mengalami penurunan. “Namun kami menghimbau kepada para wisatawan untuk lebih berhati-hati. Pilih jalur yang paling aman. Patuhi aturan pendakian yang ada,” kata AKP Sukirman. “Dan saat cuaca tidak mendukung, jangan ragu untuk membatalkan atau segera cari lokasi yang aman sebagai perlindungan,” tutupnya.