Papan Peringatan Jangan buang Sampah Sembarangan Dinilai Tak Maksimal


Ilustrasi Web

WONOSOBOZONE – Plang bertuliskan jangan buang sampah sembarangan ataupun Buanglah sampah pada tempatnya dinilai belum mampu mempengaruhi pola pikir masyarakat terkait kedisiplinan dalam membuang sampah. Menurut Inspirator komunitas nol limbah atau Zero Waste, Kartini Sapta Widjijarti, hal tersebut belum bisa secara maksimal mempengaruhi masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. “Papan Peringatan tersebut benar-benar tidak ada efeknya bagi orang yang belum menyadari akibat sampah yang tidak diletakkan pada tempatnya”, ungkap Kartini disela gowes bersama komunitas dan Dharma Wanita di Alun-alun Wonosobo, Minggu (6/11).

Ketika diwawancarai wonosobozone.com, Kartini mengaku prihatin dan miris atas minimnya kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan. “Sering kali kami melihat Wonosobo ASRI yang tidak sesuai Slogannya, terlebih pada Jantung kota (Alun-alun) ketika hari libur ataupun dimomen tertentu, sampahnya benar-benar tidak karuan”, urai wanita penggagas komunitas Hidroponik. Memilah kondisi tersebut, Kartini menegaskan bahwa diperlukan trobosan dan khusus untuk menyadarkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. “Kami berharap pemerintah lebih intensif dan berkelanjutan dalam membangun Wonosobo bebas sampah,” tandasnya.

Senada dengan harapan tersebut, Koordinator Zero Waste, Muhammad Asfiyani mengatakan pihaknya akan mengupayakan tindakan sosial yang lebih meluas untuk ikut menyadarkan masyarakat. “Setiap Minggu kami bersama beberapa komunitas lakukan aksi bersih Alun-alun, dan kali ini, kita mengajak Dharma Wanita untuk ikut serta meng-edukasi masyarakat terkait kedisiplinan sampah,” jelasnya. Pria yang akrab disapa Fian itu meyakini, dengan adanya aksi dan sosialisasi lebih masif ke masyarakat, Wonosobo akan menjelma menjadi Kota terbersih yang disegani dunia. (Ard)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here