Pabrik Aspal Siap Benahi Pengolahan Limbah

WONOSOBO- Perusahaan pengolah aspal, PT New Cakti berjanji siap membenahi sistem pengolahan limbah pabrik yang beroperasi di Kedalon, Kalikajar. Sistem pengolahan limbah ramah lingkungan diklaim sudah ada namun terkendala teknis sehingga membutuhkan waktu pengoperasionalnya.
Di sela-sela audiensi dengan Bupati Eko Purnomo di kompleks kantor bupati, Selasa (25/10) Direktur PT New Cakti Lalu Panji Gusangan mengatakan bahwa setelah tim Pemda inspeksi ke pabrik pada Senin (24/10) pihaknya langsung melakukan upaya serius untuk mengurangi resiko pencemaran asap. Diakuinya bahwa saat ini sistem pengoperasian limbah masih manual sehingga tidak menutup kemungkinan asap maupun debu beterbangan.”Kami berjanji akan membenahi sistem pengolahan limbah agar tidak merugikan masyarakat,” katanya.
Dijelaskan, peralatan baru ramah lingkungan yang disiapkan yakni pemasangan Baghouse dust collector yang dikirim dari China dan akan dioperasionalkan pada awal Desember karena saat ini proses persiapan teknis dan operatornya. “Baghouse sudah kami gunakan di Sambas dan tidak ada pencemaran yang keluar karena diolah di dalam mesin ini,” katanya.
Panji menyampaikan kendala saat ini yakni masih menggunakan teknologi wet cyclone untuk mengurangi polusi udara yang ada dipabrik karena aggregate (batu pecah dan pasir) yang kami gunakan mengandung tanah dalam keadaan basah akibat curah hujan tinggi. Dengan kondisi itu, menurut dia mengakibatkan dipacunya kerja kompor atau pemanas yang mengeluarkan asap lebih hitam. “Mesin ini di Indonesia belum ada sehingga beberapa bulan ini kami memang kesulitan mencari solusi agar pengolahan aspal ramah lingkungan,” katanya.
Sambil menunggu penanganan mesin pengolah limbah secara teknis, pihaknya akan melakukan penanganan mengurangi resiko kepulan asap hitam dan debu agar tidak menyebar ke rumah penduduk.
Dalam surat yang dikirim ke bupati, antara lain PT New Cakti meminta waktu pemasangan alat pengolah limbah dan meminta dispensasi kelonggaran tetap beroperasi mengingat tahun anggaran 2016 ini memiliki tanggungan pekerjaan pengerjaan proyek pengaspalan di 7 paket yang ada di Wonosobo.  Sebelum ada pengolahan aspal di Kalikajar, selama ini pengaspalan jalan material aspal harus mendatangkan dari Yogyakarta, Purworejo maupun Magelang.
Bupati Wonosobo Eko Purnomo menyambut positif tanggungjawab dan upaya PT New Cakti mengurangi resiko limbah yang mencemari lingkungan. Pihaknya siap mengakomodasi aspirasi pihak perusahaan namun penanganan limbah harus diperbaiki sehingga masyarakat tidak dirugikan. “Kami mengapresiasi perusahaan yang siap memperbaiki pengolahan limbah. Kami berharap pelaksanaan sejumlah proyek pembangunan di Wonosobo tetap lancar dan masyarakat juga tidak dirugikan,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here