Organisasi Perempuan Didorong Perkuat Grassroot


WONOSOBOZONE – Banyaknya organisasi perempuan di Wonosobo sepantasnya mampu mendukung upaya pengembangan dan pemberdayaan kaum hawa agar lebih partsipatif dalam proses pembangunan daerah. Setidaknya, para perempuan yang berada dalam sebuah organisasi harus mampu menunjukkan, bahwa organisasi yang mereka dirikan mampu mandiri dan tidak tergantung pada pihak lain, dalam upaya mewujudkan tujuan dan cita-citanya. Koordinator Unit pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (UPIPA), Nuraini Areswari menyebut kemandirian sebuah organiasasi wanita mutlak diperlukan dalam upaya merealisasikan visi dan misi ketika dibentuk. “Sebuah organisasi dapat dibentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang,” terang Nuraini dalam paparannya di depan lebih dari 30 perempuan yang mengikuti pertemuan rutin gabungan organisasi wanita (GOW), di gedung Wanita Wonosobo, Jumat (4/11).

Dalam paparannya yang berjudul Managemen Organisasi perempuan yang Mandiri tersebut, Nuraini juga menandaskan bahwa sebuah organisasi perempuan yang kuat, dibentuk justru dari bawah. “Jadi agar lebih mandiri, seharusnya sebuah organisasi perempuan memperkuat akar rumput (Grassroot) sampai ke tingkat desa-desa, sehingga tidak mudah goyah,” tegasnya. Dengan masuk ke dalam sebuah organisasi, setiap perempuan, menurut Nur akan lebih mudah dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan, baik itu dalam bidang ekonomi, pendidikan, sosial dan budaya, bahkan sampai ke bidang politik. “Sebuah organisasi juga seharusnya menjadi wadah bagi para perempuan bertransformasi dalam memperkiat posisi dan peran mereka,” tutur Nuraini lebih lanjut. Dengan organisasi pula, Nur meyakini upaya kaum perempuan untuk berperan sebagai mitra pemerintah dalam melaksanakan berbagai program pembangunan daerah lebih mudah direalisasikan.

Pentingnya kaum perempuan untuk memahami secara utuh peran mereka dalam sebuah organisasi juga diungkapkan Handayani, anggota DPRD dari Partai Nasdem yang hadir dalam kesempatan tersebut sebagai salah satu pembicara. Menurut Yani, masuknya kaum perempuan dalam sebuah organisasi semestinya diawali dengan niat dan tujuan yang jelas. “Melalui sebuah organisasi, seorang perempuan akan lebih didengar suaranya daripada ketika ia berperan sebagai personal,” terang Yani. Demi meningkatkan peran perempuan di Wonosobo, Yani juga menilai pentingnya soliditas organisasi-organisasi wanita yang kini tergabung dalam GOW. “Melalui pertemuan bulanan secara rutin seperti ini salah satunya, saya berharap agar ada peningkatan pengetahuan dan pemahaman terhadap situasi terkini, maupun isu-isu aktual yang tengah berkembang, sehingga peran kami sebagai mitra pemerintah dapat lebih optimal,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here