Operasi Simpatik Candi 2015, Minimalisir Pelanggaran Anggota Polri

WONOSOBOZONE – Jajaran Kepolisian kembali melaksanakan operasi kepolisian bidang lalu lintas. Terhitung mulai tanggal 1 hingga 21 April 2015, Polres Wonosobo melaksanakan Operasi Simpatik Candi 2015. Pemberlakuan operasi ini ditandai dengan kegiatan gelar pasukan yang dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 1 April 2015 di Lapangan Polres Wonosobo.
Selain Kapolres Wonosobo AKBP Agus Pujianto, S.H., M.Si yang bertindak sebagai inspektur upacara, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Dandim 0707 Wonosobo Letkol Agus Muchlis Latief, Kepala Dinas dan instansi terkait, pejabat utama serta anggota Polres Wonosobo. Dalam amanat yang menyampaikan sambutan dari Kakorlantas Polri, Kapolres menyampaikan bahwa kegiatan Operasi Simpatik Candi 2015 ini agak sedikit berbeda dari operasi simpatik sebelumnya. “Pada tahun ini, kegiatan yang kita laksanakan bukan hanya berwujud pemberian penyuluhan kepada masyarakat, namun lebih menekankan pada pengawasan kegiatan pelayanan yang dilakukan oleh anggota Polri” kata Kapolres. “Kita akan optimalkan kegiatan operasi simpatik ini untuk memaksimalkan pelayanan polri kepada masyarakat sehingga masyarakat diharapkan mempunyai kepuasan yang baik terhadap pelayanan anggota Polri. Guna mendukung hal tersebut, setiap pelanggaran yang dilakukan anggota terutama berkaitan dengan pungli dan tindakan lain yang tidak sesuai dengan undang – undang akan ditindak tegas.” lanjutnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Wonosobo AKP M. Taat Resdianto, S.H., S.IK., MTCP menyampaikan bahwa pihaknya sudah merencanakan berbagai rencana kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan operasi tersebut. “ Menurut rencana kegiatan yang sudah ada, dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh Polantas, akan ada pendampingan dari petugas Provost Polri. Hal ini merupakan wujud antisipasi untuk menghindari adanya pungli terhadap masyarakat. Penempatan petugas provost ini juga dilaksanakan di pos pelayanan umum seperti Samsat, tempat pembuatan SIM dan BPKB.” ungkapnya. “Selain kegiatan pengawasan internal, kita juga tetap akan melaksanakan kegiatan penyuluhan dan pembinaan kepada masyarakat dengan tetap melakukan tindakan hukum secara proporsional. Sehingga diharapkan melalui Operasi Simpatik Candi 2015 ini, dapat mewujudkan peran polri sebagai penggerak revolusi mental dan tertib sosial di ruang publik guna meningkatkan pelayanan prima sehingga terbentuk masyarakat yang tertib dan patuh hukum berlalulintas.” tutupnya.

lintasme.init(‘right’); // options : left, top, bottom, right

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here