Operasi Lilin Candi 2015 : Persiapan Natal Dan Tahun Baru, Semua Instansi Siaga Penuh

Ilustrasi Web

WONOSOBOZONE.COM – Momentum hari raya Natal dan pergantian Tahun disinyalir akan dimanfaatkan beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menangguk keuntungan tanpa mempertimbangkan kepentingan konsumen. Kapolres Wonosobo, AKBP Aziz Andriansyah mengemukakan hasil analisanya terkait hal tersebut di depan Penjabat Bupati dan para pimpinan SKPD di lingkup Pemkab yang tengah mengikuti rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Lilin Candi 2015 di Mapolres, Rabu (16/12). “Kami mengantisipasi banyak hal demi tewujudnya rasa aman segenap masyarakat yang berkepentingan terhadap momentum perayaan Natal dan tahun baru, termasuk upaya untuk mengawasi beredarnya makanan maupun minuman kadaluarsa,” jelas Aziz.
Menurut alumni Akademi Kepolisian Tahun 1998 tersebut, dalam rangka mengamankan Natal dan Tahun baru, pihaknya memang tak ingin setengah-setengah. “Bagi kami, keamanan bukan sebuah anugerah, tetapi harus diciptakan, karena kerusuhan maupun kondisi anarkis pun bisa diciptakan,” lanjut Aziz. Untuk itulah, jajaran Polres Wonosobo di berbagai satuan hingga di tataran kepolisian sektor (Polsek) di 15 wilayah, dikatakan Aziz bersiap siaga penuh. Melalui gelar rapat lintas sektor yang melibatkan hampir semua elemen masyarakat, bahkan termasuk jaringan radio antar penduduk dan forum koordinasi antar umat beragama (FKUB), ia berharap akan terwujud sinergitas kinerja pengamanan sepanjang Natal dan momen perayaan Tahun baru. “Rasio jumlah personel polisi dengan jumlah penduduk masih sangat timpang, sehingga kami membutuhkan dukungan penuh banyak pihak, baik dari unsur TNI, Linmas maupun organisasi kemasyarakat,” terang Kapolres.
Ajakan Kapolres tersebut mendapat sambutan positif Penjabat Bupati, Satriyo Hidayat. Kepada para peserta rapat, khususnya di jajaran SKPD, Satriyo meminta agar arahan Kapolres dipahami secara komprehensif. “Hampir semua hal telah diantisipasi dengan detail oleh jajaran Polres, sehingga selayaknya kita pun bergerak selaras dalam mendukung upaya mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif di Wonosobo,” tegas Satriyo. Terkait dugaan beredarnya makanan dan minuman kadaluarsa misalnya, Satriyo meminta Kantor Perindsutrian dan Perdagangan untuk secepatnya menggelar inspeksi lapangan, terutama di lingkup pasar tradisional maupun modern. “Kemungkinan masuknya barang kadaluarsa, termasuk daging gelonggongan maupun ayam tiren dari luar daerah wajib diantisipasi, agar tidak sampai merugikan masyarakat,” jelasnya. Begitu pula dengan upaya antisipasi lain seperti gangguan keamanan, potensi bencana, hingga kemungkinan terjadinya pemadaman listrik pun, menurut Satriyo harus dipetakan dengan akurat.
“Jangan sampai kekhusyukan peribadatan umat Kristiani sepanjang perayaan Natal terganggu, sehingga kita wajib bahu-mambahu mengamankannya,” kata Satriyo lebih lanjut. Bahkan, untuk beberapa ruas jalan yang masih berlubang dan berpotensi memicu kemacetan saat perayaan tahun baru, menurut Pj Bupati juga harus diantisipasi oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten maupun Dinas Bina Marga Provinsi. “Perbaikan jalan yang sekiranya berpotensi mengganggun kelancaran lalu lintas, dan bahkan berpotensi memicu kecelakaan harus secepatnya diselesaikan,” pungkas Satriyo. (Ard)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here