Nomor 3, Eko Purnomo – Agus Subagyo Ungguli 3 Pasangan Calon Lain Dalam Hasil Rekapitulasi Suara

2 komisioner KPU menandatangani berita acara hasil rekapitulasi suara Pilkada
WONOSOBOZONE.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonosobo menyelesaikan tahapan rekapitulasi penghitungan suara hasil Pilkada 9 Desember lalu. Melalui rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara dan penetapan hasil Pemiihan Bupati dan Wakil Bupati, yang digelar di Gedung Korpri, Kamis (17/12) tersebut, diketahui pasangan calon nomor 3, Eko Purnomo SE MM dan Ir Agus Subagyo MSi memperoleh 216.478 suara, atau 46,81 %. Perolehan suara tersebut jauh mengungguli 3 pasangan calon lainnya. Di bawah Eko – Agus, pasangan calon nomor 2, Sarif Abdillah SPd I– H Ucup Sumanang SH MM, memperoleh 127.685 suara, atau 27,61 %. Kemudian berturut turut pasangan Nomor 1, Dra Maya Rosida MM – Eko Prasetyo HW SH mendapat 105.353 suara atau 22,78 %, dan Pasangan Nomor urut 4, H Muhamad Suhardi dan Joko Wiyono SE, mendapat 12.903 suara, alias 2,79 %.
Meski secara umum berlangsung lancar, pelaksanaan rapat pleno tersebut tak sepenunhnya bisa diterima semua pihak. Hal itu terlihat ketika penandatanganan berita acara hasil rekapitulasi, tim sukses pasangan calon nomor 2 dan tim sukses paslon nomor 4 tidak bersedia membubuhkan tandatangannya. Menanggapi ketidakhadiran saksi dari kedua Paslon tersebut, Ketua KPU Wonosobo, Ngarifin Sidiq mengaku tidak mempermasalahkannya. “Proses kami tetap berjalan, dan hasil rekapitulasi ini apabila tidak ada gugatan masuk sepanjang 3×24 jam maka akan dilanjutkan ke tahapan berikutnya, yaitu penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih pada tanggal 21-22 Desember mendatang,” jelas Ngarifin. Pihaknya sendiri, diakui Ketua KPU membuka kesempatan kepada pihak-pihak yang belum bisa menerima hasil Pemilukada, untuk mengajukan keberatan maupun gugatan melalui prosedur yang telah ditetapkan. 
Selesainya tahapan rekapitulasi suara hasil Pilkada tersebut, menurut Ngarifin layak untuk disyukuri. “Partisipasi pemilih, dari perhitungan suara sah dan tidak sah mencapai 485.130, atau mencapai 73,03 % dari total DPT yang berjumlah 662.832,” terang Ngarifin. Meski masih di bawah target yang ditetapkan pihaknya, yaitu 77,5 %, Ngarifin menyebut bahwa capaian 73,03 % partisipasi pemilih itu meningkat 1,5 % bila dibandingkan dengan partisipasi pemilih pada Pilkada Tahun 2010 lalu. “Kami bahkan memberikan apresiasi pada PPK yang berhasil menghadirkan pemilih terbanyak mulai dari peringkat 1 sampai 3,” lanjut Ngarifin. Peringkat pertama Kecamatan dengan partisipasi tertinggi adalah Mojotengah, disusul Kertek dan Garung. Di Mojotengah, partisipasi pemilih mencapai 79,32%, sedang di Kertek dan Garung, partisipasi pemilih berada di angka 78,82 % dan 78,32 %. (Ard)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here