MP3 Wonosobo Dorong Kominfo Lebih Transparan

WONOSOBOZONE – Sektor pelayanan dan informasi publik yang dikelola jajaran Pemerintah Kabupaten Wonosobo dinilai belum sepenuhnya memenuhi asas transparansi (keterbukaan). Sementara, di era derasnya arus informasi melalui berbagai media seperti sekarang ini, masyarakat membutuhkan akses yang mudah dan dapat dipercaya. “Dalam hal ini, diperlukan kesungguhan Pemerintah Kabupaten, melalui Organisasi Perangkat Daerah terkait untuk lebih transparan serta lebih memudahkan masyarakat yang membutuhkan akses informasi akurat dan bisa dipercaya,” harap Narumi Akana, koordinator Masyarakat Peduli Pelayanan Publik (MP3) Wonosobo, ketika berbicara di depan jajaran pejabat Dinas Komunikasi Dan Informatika, Senin (9/10).


Belum terwujudnya layanan informasi publik secara baik di ranah penyelenggara pemerintahan, menurut perempuan yang akrab disapa Rumi tersebut, memunculkan berbagai permasalahan, seperti konflik antara petugas pelayanan dengan masyarakat karena terjadinya mis informasi. “Kasus-kasus yang diakibatkan oleh mis informasi seperti itu sangat banyak terjadi, sehingga kami memandang perlu adanya transparansi informasi secara lebih standar sesuai undang-undang maupun Peraturan Daerah,” imbuhnya. Pihak MP3, diakui Rumi mengapresiasi telah terbitnya Peraturan Daerah (Perda) nomor 3 Tahun 2009 tentang partisipasi dan Transparansi. Namun demikian, keberadaan Perda tersebut, menurutnya tak serta merta menyelesaikan persoalan di sektor layanan informasi publik, mengingat implementasinya kurang menginisiasi proses penyelanggaraan pemerintahan secara umum.


Sejumlah saran dari MP3 Wonosobo di sektor layanan publik, dibeber Rumi antara lain adalah agar pentingnya pemerintah membuka akses secara lebih mudah terhadap keingintahuan masyarakat, seperti bagaimana penggunaan anggaran keuangan daerah, bagaimana kualitas kinerja pemerintah, sampai pada perlunya pemerintah lebih aktif dalam antisipasi kejadian bencana melalui early warning system. “Kenapa early warning system kebencanaan turut kami sampaikan di sini, karena secara geografis wilayah Kabupaten Wonosobo memiliki potensi kebencanaan tinggi sehingga langkah antisipasi menjadi lebih penting dibanding langkah penanganan setelah kejadian,” tandasnya.


Menanggapi masukan dan saran yang disampaikan MP3 Wonosobo, Kepala Dinas Kominfo Eko Suryantoro mengaku sepakat dan menegaskan bahwa pihaknya siap memenuhi kebutuhan publik terkait layanan informasi yang transparan. “Sebenarnya selama ini kami juga terus berupaya menuju ke arah itu, di antaranya dengan memanfaatkan teknologi informasi terkini,” ungkap Eko. Dua bidang di Dinas Kominfo, yaitu Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) maupun Bidang Informatika dengan dukungan penuh sekretariat Dinas, disebut Eko terus berkolaborasi untuk menciptakan berbagai inovasi dan terobosan dalam upaya memudahkan akses masyarakat terhadap informasi yang akurat.


Hal itu dibenarkan Kepala Bidang IKP, Bambang Sutejo yang menegaskan bahwa upaya melayani masyarakat selama ini bahkan telah memanfaatkan media sosial seperti Twitter, Facebook hingga Instagram dan layanan percakapan berbasis internet, Whatsapp. “Semua kanal kami buka, agar masyarakat mudah menyampaikan berbagai hal, termasuk mengadu maupun memberikan saran dan kritik yang membangun,” beber Bambang. Sementara, di bidang Informatika, pemanfaatan teknologi Informasi bahkan telah masuk ke tahap persiapan implementasi e-Government, dimana nantinya pelayanan kepada masyarakat akan semakin mudah dan cepat. “Contoh upaya kami adalah telah dibuatnya aplikasi berbasis android, yaitu smart Wonosobo, dimana siapapun dapat mengunduh secara gratis di Google Playstore,” terang Kepala Bidang Informatika, Sulistiyani.


Melalui aplikasi Wonosobo Smart tersebut, Sulistiyani menyebut publik akan dapat mengakses banyak informasi terkini, termasuk sampai ke jumlah layanan kesehatan beserta ketersediaan kamar untuk rawat inap hingga berbagai destinasi wisata yang ada di seluruh Kabupaten Wonosobo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here