MOS Harus Bebas Perpeloncoan

WONOSOBOZONE – Masa Orientasi Siswa (MOS) yang saat ini diganti menjadi MOPD (Masa Orientasi Peserta Didik Baru) diharapkan tidak ada perpeloncoan. Kegiatan MOS ini harus mengandung muatan yang sesuai dengan tujuan masa orientasi yaitu mengenalkan siswa baru dengan lingkungan sekolah yang baru dan kegiatannya.
Kegiatan MOS di SMK Informatika Wonosobo terlihat begitu meriah. Siswa baru yang membawa dan mengenakan atribut-atribut MOS seperti tempat sampah, pot bunga, dan lainnya bukan sebagai perpeloncoan, melainkan hanya untuk meramaikan MOS yang menyenangkan, lebih berwarna, lebih ramai dan seru.
Ketua Panitia Kegiatan MOS SMK Informatika, Khastin Rosiah, mengatakan, sesuai dengan Tema pada MOS kali ini yaitu “Fun But Educate”, atribut MOS yang dikenakan siswa ini nantinya digunakan untuk hal-hal yang positif, salah satunya untuk menekankan pada siswa baru akan pentingnya Peduli Lingkungan, dan melestarikan alam.
Kegiatan-kegiatan MOS diisi dengan banyak hal yang menyenangkan tetapi mendidik. Tidak ada unsur perpeloncoan apalagi kekerasan terhadap siswa baru. Banyak materi yang diberikan dari sekolah maupun pemateri lainnya kepada peserta didik baru.
Materi yang disampaikan tentang penguatan karakter dan nilai-nilai luhur, tentang Kepemudaan, dan lainnya. Seperti yang disampaikan oleh Komunitas Akademi Peduli Perempuan (KAPP) Wonosobo di hari terakhir MOS, Rabu (29/7), materi mengenai Pacaran Yang Sehat dan Perlindungan Anak dari Kekerasan Seksual. (cum)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here