Moratorium Penerimaan PNS Masih Berlaku 5 Tahun Ke Depan

WONOSOBOZONE – Bupati Wonosobo, Eko Purnomo menegaskan sikap Pemkab terkait isu pengurangan belanja pegawai hingga mencapai kurang dari 50% dari anggaran Daerah. Pemkab, menurut Bupati mendukung penuh kebijakan Pemerintah Pusat untuk meniadakan rekrutmen pegawai Negeri Sipil, alias moratorium hingga 5 tahun kedepan. “Langkah ini menjadi salah satu upaya kami menekan proporsi anggaran belanja pegawai, selain usaha lain  untuk mengoptimalkan potensi – potensi pendapatan asli daerah,” jelas Bupati di depan rapat paripurna dengan agenda penyampaian jawaban eksekutif atas pandangan fraksi-fraksi tentang Raperda RPJMD Tahun 2016-2021, Rabu (3/8). Langkah tersebut, menurut Bupati juga diharapkan akan mampu meningkatkan kinerja para pegawai, serta membawa dampak positif bagi kesejahteraannya.
Selain mengenai isu kebijakan fiskal daerah terkait pengurangan anggaran belanja pegawai, dalam rapat paripurna tersebut Bupati juga menjawab beberapa pertanyaan pihak dewan terkait isu-isu krusial, seperti penanganan infrastruktur jalan, pendidikan, penanggulangan kemiskinan, pembangunan pasar Induk, pertumbuhan ekonomi, hingga lepasnya penghargaan Adipura selama 2 tahun terakhir. “Terkait kesemrawutan pasar Induk, bisa kami jelaskan bahwa apabila DPRD menyetujui pembiayaan tahun jamak (multiyears), pembangunan pasar Induk akan kami mulai Tahun ini, mengingat skema pembiayaan model tersebut membutuhkan persetujuan bersama eksekutif dan legislatif,” urai Eko. Sementara, terkait proyeksi pertumbuhan ekonomi yang ditarget sebesar 6,52 pada 2021 mendatang, Bupati mengaku berusaha realistis.
“Asumsi 6,52% tersebut kami perhitungkan dengan melihat trend pertumbuhan ekonomi selama 2010-2015, serta mempertimbangkan asumsi pertumbuhan Provinsi maupun Nasional,” terang Bupati. Selain itu, asumsi pertumbuhan ekonomi, dikatakan Bupati, juga diperhitungkan dengan ketergantungan Wonosobo pada sektor pertanian, sehingga diperlukan sinergi semua pihak agar target tersebut bisa dicapai.
Kepada jajaran legislatif, Bupati juga berharap agar upaya untuk meraih kembali Adipura mendapat dukungan anggaran yang memadai. “Banyak yang perlu dibenahi agar Wonosobo mampu bersaing dengan Kota-Kota lain se-Indonesia, dan merebut kembali supremasi sebagai Kota bersih melalui piala Adipura, tentu nya dengan dukungan anggaran yang cukup dari rekan-rekan legislatif,” pungkas Bupati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here