Miris, Bocah 12 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri

WONOSOBOZONE – Seorang bocah berusia 12 tahun, ALM, warga Desa Rimpak Kecamatan Sapuran diketahui kedua orang tuanya sudah meninggal karena gantung diri di rumah sang nenek pada Jumat (17/2) pukul 07.30 Wib. Korban pertama kali diketahui oleh ibunya saat hendak menjemur opak. Sang ibu curiga karena pintu rumah yang biasanya terbuka lebar, pada saat kejadian terkunci rapat. Sementara sang ayah sedang ikut kerja bakti bersama warga lainnya.

Setelah diintip, ternyata korban sudah dalam keadaan gantung diri menggunakan seutas tali plastik yang digantungkan pada blandar (kayu rangka) rumah. Oleh sang kakek dan warga sekitar, pintu tersebut didobrak. Korban ditemukan dalam keadaan berlutut dengan leher terlilit tali plastik.
Kapolres Wonosobo AKBP Muhammad Ridwan, S.I.K. melalui Kapolsek Sapuran AKP Sutaryanto, S.H. menuturkan dari hasil oleh TKP, keterangan para saksi dan pemeriksaan Dokter Puskesmas Sapuran, korban dipastikan meninggal dunia karena gantung diri. “Dari ciri yang ditemukan yaitu lidak menjulur, adanya air mani, dan bekas lilitan pada leher, menguatkan keyakinan bahwa korban meninggal karena gantung diri,” kata Kapolsek.
Sementara itu, dari hasil pemeriksaan para saksi, polisi belum bisa menyimpulkan secara pasti motif korban melakukan aksi nekatnya. “Kronologi sebelum kejadiannya adalah pada malam sebelumnya korban pamit kepada kedua orang tuanya hendak pergi main ke rumah temannya. Namun ternyata korban baru pulang keesokan paginya pukul 06.30 Wib,” terang Kapolsek.
“Hal itu mengakibatkan korban tidak berangkat ke sekolah karena sudah terlambat. Korban sempat ditegur oleh ayahnya. Akan tetapi korban tidak menghiraukan dan justru pergi ke rumah sang nenek. Hingga akhirnya dia ditemukan sudah meninggal,” ujar AKP Sutaryanto.

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan seutas tali tambang plastik dan keranjang yang diduga merupakan pijakan saat korban melakukan aksi nekatnya. Setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here