Meski Banyak Biaya, Ecodistrict Harus Tetap Dilakukan

WONOSOBOZONE – Kepada pihak-pihak terkait yang hadir dalam peresmian program baru Wonosobo setelah suksesnya program green city atau kota hijau yaitu program ecodistrict untuk Wonosobo lebih baik, seperti Sekda, Kepala Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Kebersihan, hingga para pejabat Bappeda, Bupati meminta agar perencanaan tata kota Wonosobo benar-benar diseriusi, termasuk dalam penentuan anggarannya.
“Anggaran untuk perencanaan kota yang ideal memang akan sangat mahal, tapi demi terwujudnya Wonosobo yang lebih berharga dan lebih menyenangkan serta ramah terhadap hak asasi manusia, itu harus diprogramkan secara matang”, tegas Kholiq.
Harapan Bupati tersebut selaras dengan paparan Frank Mioruge, konsultan Ecodistrict dari Perancis yang digandeng BPIW Kemen PU dan Pera RI.
“Anggaran untuk menata lingkungan perkotaan yang memang tidak murah, bisa diambil dari APBD, APBN atau jika masih belum cukup, bisa pula menggandeng pihak swasta untuk turut berkontribusi”, terang Frank. Keterlibatan dengan berbagai pihak, menurut Frank justru semakin positif, karena nantinya juga akan semakin banyak yang merasa harus merawatnya.
“Kunci dari kesuksesan program Ecodistrict di sebuah Kota adalah komitmen semua pihak terkait dan ketegasan pemimpin daerah, karena program tidak bisa berhenti setelah dilaunching, tapi harus memiliki sustainability, alias keberlanjutan”, tutup Frank. apr
source : wonosobokab.go.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here