Menyiapkan Santri Hadapi Perkembangan Teknologi

WONOSOBOZONE – Di dalam menghadapi kehidupan kedepan salah satu hal yang sangat penting saat ini adalah teknologi. Perkembangan teknologi tidak bisa dipungkiri semakin maju dan tentunya lingkungan Pesantren harus mengikuti kemajuan tersebut. 

Sebagai upaya memepersiapkan Revolusi Industri 5.0 sekaligus sebagai momentum perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 Pondok Pesantren Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo mengadakan kegiatan Seminar Perkembangan Teknologi 5.0 dan Lomba Kreatifitas Santri di Aula Pondok, Sabtu (17/8/2019).

Pengasuh PP Entrepreneur Ar-Ridwan, K.H Abdullah Maksud, Alh., M.Si mengatakan, Pesantren selain sebagai lembaga yang mendidik para santri untuk tafaqquh fid dîn, juga dituntut untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.

“Teknologi juga membantu memudahkan proses belajar mengajar di pesantren. Di balik semua manfaat dan kelebihan yang disematkan pada teknologi canggih, tersimpan beragam dampak buruk yang mengancam siapa saja yang lengah,” Tutur kyai Maksum.

Dalam seminar tersebut menghadirkan inovator muda asli Wonosobo yaitu Ravi Ramadhani penemu Ayoobah : “Teknologi pemanfaatan gerak tubuh Manusia sebagai pembangkit energi listrik untuk mengisi daya pada Smartphone dengan menerapkan GGL Induksi Magnet”. Nantinya ia akan mengikuti lomba karya di Dubai.

Sebelum acara seminar, para santri mengadakan kegiatan Sholawat dan lomba kreativitas santri. disitu mereka bebas menampilkan kreasi-kreasinya sesuai bakat dan kemampuan masing-masing.

Lurah Pondok Pesantren Putri, Esty Rohmiati mengatakan, rangkaian kegiatan tersebut juga dalam rangka perayaan Milad Pesantren sekaligus supaya santri tau bahwa dunia pesantren tidak hanya sekedar mengaji tetapi tau hal hal teknologi.

“Seperti halnya yg telah dilakukan oleh pemateri kita saudara revi ramadhani ia bisa menciptakan teknologi carger dari energic manusia Karena dipondok pesantren arridwan santri itu bebas, maksud bebas disini yaitu bebas berkreatif, bebas berekspresi dan bebas berkarya,” ujarnya.

BACA JUGA:  Lantik Kepala Sekolah, Bupati Berharap Sistem Pendidikan Semakin Baik

Harapannya Santri arridwan nantinya bisa mencontohnya dan mampu berkreasi sesuai potensi para santri dan mampu menjunjung nama baik Arridwan. Sesuai tema yang di usung yakni “17 lahir pesantrenku, 17 hari kemerdekaanku, 17 maksimal potensiku”. pungkasnya.

KPUD Wonosobo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.