Menjer Expo 2015

WONOSOBOZONE – Kekayaan alam Telaga Menjer, menginspirasi Mahasiswa Universitas Gajah Mada yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk menggelar Telaga Menjer Expo 2015 (TME 2015) dengan tema “nandur srawung” yang memiliki makna kerjasama semua pihak terkait,  Minggu (23/8).
“Kami berupaya untuk dapat berkontribusi mempromosikan Jipang sebagai potensi khas Desa Maron yang nantinya akan diolah menjadi beberapa jenis produk makanan yang memiliki nilai ekonomi lebih dan disajikan selama sehari penuh, jelas Ketua TME, Burhan Prasetyo ketika ditemui Rabu (19/8).
“Selain telaga menjer sendiri yag memang luar biasa dari sisi panoramanya, juga didukung dengan beberapa potensi lain, seperti bukit seroja, taman kupu kupu, kesenian lokal, hingga beberapa produk olahan labu siam, alias Jipang”, tambah mahasiswa fakultas Pertanian tersebut. 
“Nantinya kita juga akan menggelar lomba mewarnai dan lomba menggambar untuk anak-anak, senam keluarga, penanaman bibit pohon, tebar benih ikan, hingga pameran fotografi untuk menyemarakkan TME 2015”, jelas Burhan.
Kepala Desa Maron, Marji, mengatakan bahwa masyarakat menyambut antusias gelaran TME 2015 dengan menampilkan kesenian.
Dukungan terhadap gelaran TME 2015 juga dilontarkan Kepala Kantor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Wonosobo, Agus Purnomo. Menurut Agus, gagasan untuk memperkenalkan Telaga Menjer sebagai salah satu destinasi wisata unggulan layak untuk diapresiasi.
“Seperti tahun sebelumnya, telaga menjer Expo menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat untuk datang mengunjungi kawasan wisata Menjer”, kata Agus.
Terlebih, saat ini menurut Agus, sudah dibuka objek baru yang sangat menarik di kawasan telaga, yaitu Bukit Seroja.
“Pemandangan telaga dari atas bukit bisa membuat wisatawan lebih betah untuk berlama-lama di Menjer, sehingga kita berharap bisa meningkatkan taraf perekonomian masyarakat setempat”, terang Agus mengakhiri perbincangan.
source : wonosobokab.go.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here