Untuk Menjamin Akses Sarana Umum, Ribuan KIA Di Terbitkan


WONOSOBOZONE – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Wonosobo saat ini telah menerbitkan Kartu Identitas Anak (KIA). Sedikitnya 13 ribu keping siap untuk di distribusikan ke Kecamatan dan Desa di Kabupaten Wonosobo.

Bupati Wonosobo Eko Purnomo secara simbolis menyerahkan KIA kepada dua desa, yakni desa Mangunrejo Kecamatan Kalikajar dan desa Sawangan Kecamatan Leksono. Penyerahan secara simbolis itu dilakukan dalam acara sosialisasi Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil, yang dihadiri semua kasubag paten Kecamatan dan Kades/Lurah se-Kabupaten Wonosobo, di Gedung Adipura Kencana, Senin (11/11) siang.


Menurut Sekretaris Disdikcapil Yusuf Hariyanto,S.Sos, mengungkapkan, KIA ini berfungsi sebagai pengganti Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagi penduduk usia di bawah 17 tahun. “KIA terbagi dalam dua kategori, pertama KIA untuk usia 0 sampai 5 tahun kurang satu hari, dan yang kedua untuk usia 5 tahun sampai 17 tahun kurang satu hari,” katanya.


Hal senada disampaikan Sekda Kabupaten Wonosobo, Drs. One Andang Wardoyo, MSi, menurutnya dengan KIA ini nantinya akan sangat berguna. Jumlah penduduk akan benar-benar terdata. Dan data ini nantinya akan digunakan Pemerintah untuk berbagai keperluan. “Baik terkait kependudukan untuk keperluan NIK maupun catatan kesehatan dan pendidikan,” ungkap Andang.


Selain itu, menurut Andang data itu juga nantinya akan terintegrasi dengan masalah kesehatan dan masalah pendidikan. Jadi dengan itu, catatan data penting anak akan terpantau dari awal.

Dengan harapan adanya catatan medik, yang dilihat dari riwayat kesehatan orang tuanya sehingga tidak ada lagi dokter salah diagnosa. Serta data riwayat pendidikan, bagi anak-anak ini bisa digunakan sebagai acuan untuk mempermudah menentukan passion anak nantinya,” ungkapnya.


Sementara itu Bupati Wonosobo Eko Purnomo S.E., M.M., mengatakan, Program percepatan kepemilikan Akta Kelahiran, Akta Kematian dan Kartu Identitas Anak, merupakan program yang terus digencarkan dalam mendorong tercapainya tertib administrasi kependudukan dan pencatatan sipil.

BACA JUGA:  Disparbud Wonosobo Klarifikasi Viralnya Tiket Masuk Kawasan Dieng

Saya meminta agar program tersebut untuk terus digelorakan, karena dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan arti pentingnya administrasi kependudukan,” kata Bupati.


Bupati juga mengajak Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil, para camat, serta kepala desa/ lurah, untuk menyebarluaskan kepada masyarakat di wilayahnya masing-masing, agar mendukung terwujudnya tujuan pembangunan berkelanjutan, “Melalui pemahaman yang benar tentang prosedur pengurusan dokumen kependudukan,” pungkasnya. (Why)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.